Minggu, 19 April 2026

Papua Terkini

Cegah Malaria, 3.000 Kelambu Akan Disebar ke 27 Daerah di Papua

Silas mengatakan, dari 27 kabupaten, ada dua daerah yang tak bisa didistribusikan lantaran faktor keamanan.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribunnews.com
Ilustrasi Nyamuk Malaria. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Kesehatan Provinsi Papua bakal kedatangan 3.000 kelambu berinsektisida tahun depan.

Ribuan kelambu ini nantinya untuk mencegah malaria pada 27 kabupaten wilayah jajarannya.

"Pada 2022 sebanyak 3.000 kelambu yang akan masuk ke Provinsi Papua, kelambu massal. Kelambu tersebut akan dibagi ke 27 Kabupaten," kata Koordinator Program Malaria Dinas Kesehatan Papua, Silas Mabui dihubungi Tribun-Papua.com, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Ramai Penolakan Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka, Herman Yoku: OPM Hanya Keliru Bermimpi

Silas mengatakan, dari 27 kabupaten, ada dua daerah yang tak bisa didistribusikan lantaran faktor keamanan.

"Ada dua kabupaten yakni Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak, dikarenakan faktor keamanan," ujarnya.

Diketahui, dua kabupaten tersebut rawan gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjta (KKB) yang hingga saat ini menebar teror.

Baca juga: OPM Keluarkan Ultimatum Jelang 1 Desember, Tokoh Adat Tolak Perayaan Hari Jadi Papua Merdeka

Lebih lanjut, Silas menyebut pihaknya juga tidak diakomodir Dinas Kesehatan setempat sejak tahun lalu dalam program kerja, dengan alasan tersebut.

"Kelambu itu tinggal digudang dan tidak diberikan atau dilayani kepada masyarakat, lebih baik kami tidak bisa kasih. Kalau memang membutuhkan harus menyurati dan harus bertanggung jawab," singkatnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved