Papua Terkini
Gas LPG Langka di Jayapura, Pertamina: Pembongkaran Lama di Pelabuhan
Hanya ada tabung kosong yang disusun rapi sembari menunggu kedatangan LPG baru, seperti di Sentani dan bilangan Abepura.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gas LPG (liquefied petroleum gas) di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura langka sepanjang dua minggu terakhir.
Pantauan Tribun-Papua.com, pasokan LPG pada beberapa agen resmi penjualan di dua wilayah ini tampak kosong.
Hanya ada tabung kosong yang disusun rapi sembari menunggu kedatangan LPG baru, seperti di Sentani dan bilangan Abepura.
Baca juga: OPM Keluarkan Ultimatum Jelang 1 Desember, Tokoh Adat Tolak Perayaan Hari Jadi Papua Merdeka
Belakangan, Pertamina menyebut keterlambatan distribusi LPG disebabkan antrean yang cukup lama dalam pembongkaran kontainer di Pelabuhan Jayapura.
Hal ini disampaikan Unit Manager Communication, Relations and CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Pertamina, Edi Mangun, Sabtu (27/11/2021).
"Kendalanya saat pembokaran, kita harus antre lagi di pelabuhan kontainer. LPG Ini pakai kontainer, jadi tidak masuk di dermaga Pertamina," kata Edi, dihubungi Tribun-Papua.com dari Jayapura.
Baca juga: Gedung Keuangan di Papua Telan Anggaran Rp 244 Miliar, Sri Mulyani Minta Pertanggungjawaban
Lantaran antre, lanjut dia, terkadang proses pembongkaran memakan waktu yang cukup lama.
"Kadang-kadang kapal sudah di Kayu Batu bisa tunggu sampai satu minggu, jadi ini salah satu faktor yang membuat sering terjadi keterambatan," jelasnya.
Baca juga: Kecewa Implementasi Otsus, Ini Maksud Lukas Enembe Menarik Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa
Edi mengklaim, Pertamina selalu tepat waktu mendatangkan persediaan LPG hingga tiba di Pelabuhan Laut Jayapura.
"Tetapi secara stok, tetap aman," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/gas-lpg-liquefied-petroleum-gas-di-kota-jayapura.jpg)