Breaking News:

Papua Terkini

Kecewa Implementasi Otsus, Ini Maksud Lukas Enembe Menarik Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa

Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku tidak ingin perubahan kebijakan dalam UU Otsus berbuntut pengurangan atau relokasi anggaran sektor pendidikan.

Istimewa
Gubernur Papua Lukas Enembe. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Gubernur Lukas Enembe baru-baru ini melontarkan pernyataan bakal menarik pulang pelajar dan mahasiswa asal Bumi Cenderasih penerima beasiswa yang berada di kota studi Indonesia dan luar negeri.

Rupanya pernyataan orang nomor satu di Papua itu ternyata sebagai ungkapan kekecewaan besar terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait kebijakan Otonomi Khusus (Otsus), sebagaimana dalam UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang perubahan Kedua UU Nomor 21 Tahun 2021 tentang Otsus Papua dan PP 106 serta PP 107 tahun 2021.

Gubernur Papua lewat Juru Bicaranya, Muhamad Rifai Darus mengaku tidak ingin perubahan kebijakan dalam UU Otsus berbuntut pengurangan atau relokasi anggaran sektor pendidikan.

Baca juga: OPM Ultimatum Bupati Hingga Warga Non-Papua di Yahukimo Usai Serang Pos TNI

Sebab,  akan mengganggu keberlanjutan implementasi program prioritas Pemprov Papua khususnya Program Beasiswa Unggul Papua.

“Cerah atau tidaknya masa depan Papua sangat ditentukan pada kualitas generasi muda yang saat ini sedang mengenyam pendidikan,” kata Rifai Darus dalam rilisnya yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa (23/11/2021).

Diketahui, program pendidikan seperti Beasiswa Unggul Papua telah berlangsung cukup lama.

Adapun program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Gubernur Enembe untuk mewujudkan kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Masyarakat Papua yang berkeadilan, dalam bidang pendidikan.

Baca juga: Mengenang Alfredo Vera dan Eksodus Pemain Persipura Medio 2016, Kini Dipanggil Pulang

“Pendidikan adalah amunisi terbaik bagi generasi yang akan datang dalam membangun Provinsi Papua, jangan sampai UU nomor 2 dan peraturan pemerintah ini justru yang membuat anak-anak kita tidak dapat melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.

Sejatinya, Lukas tetap menginginkan para mahasiswa asal Papua yang kini menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri tetap melanjutkan perkuliahaan hingga tuntas.

“Pak Gubernur berharap adik-adik mahasiswa tetap tenang dan senantiasa memanfaatkan kesempatan untuk mematangkan diri melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di tempat pendidikannya masing-masing, lanjutkan pendidikan hingga selesai,” pesannya.

Baca juga: Bupati Didimus Yahuli: Ultimatum OPM di Yahukimo Hanyalah Propaganda, Warga Jangan Terprovokasi

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved