Minggu, 26 April 2026

Perguruan tinggi Papua

Dosen UGM : Peningkatan Mutu PT Papua Harus Dimulai dari Kedisiplinan

“Modal kemampuan sudah ada. Yang dibutuhkan sekarang adalah komitmen bersama dan disiplin dalam pelaksanaan SPMI. Dengan itu, mutu pendidikan tinggi

Tribun-Papua.com/Yulianus Magai
Keterangan foto: Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Jonanes Pramana Gentur Sutama , usai memberikan Pembekalan kepada 7 kampus di Papua Lokakarya Teknis Penyusunan Rangkuman Rencana Tindak Lanjut (RTL) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)” bagi tujuh perguruan tinggi di Jayapura, Jumat (1/11/2025).  
Ringkasan Berita:Dosen UGM, Jonanes Pramana, menekankan bahwa kunci peningkatan mutu pendidikan tinggi di Papua adalah komitmen dan disiplin dalam menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Lokakarya yang diikuti tujuh perguruan tinggi di Jayapura berhasil mencetak tim auditor internal di setiap kampus. Dengan modal ini, perguruan tinggi menargetkan peningkatan akreditasi program studi ke kategori 'Unggul' dan berharap adanya dukungan pendanaan dari pemerintah daerah.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Jonanes Pramana Gentur Sutama mengatakan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi di Papua membutuhkan komitmen, kebiasaan baik, dan kedisiplinan bersama dari seluruh sivitas akademika.

Jonanes menyampaikan hal ini saat menjadi narasumber dalam “Lokakarya Teknis Penyusunan Rangkuman Rencana Tindak Lanjut (RTL) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)” bagi tujuh perguruan tinggi di Jayapura pekan kemarin.

“Modal kemampuan sudah ada. Yang dibutuhkan sekarang adalah komitmen bersama dan disiplin dalam pelaksanaan SPMI. Dengan itu, mutu pendidikan tinggi di Papua dapat meningkat lebih cepat,” ujarnya.

Perubahan mutu tersebut harus dimulai dari budaya kerja yang baik di kampus. Para pendidik diminta menjadi teladan dalam sikap, karakter, dan etos kerja.“Jangan saling bertentangan, karena tugas kita mendidik generasi muda. Papua butuh SDM unggul dan berkarakter,” tegasnya.

Baca juga: UKM KMK Uncen Sambut 70 Anggota Baru Lewat Temu Akrab

Jonanes menjelaskan bahwa peserta lokakarya telah menerima empat materi lengkap mengenai SPMI, mulai dari penyusunan dokumen, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian hingga peningkatan mutu berkelanjutan sesuai regulasi terbaru.

“Sistem yang digunakan adalah sistem nasional berdasarkan Permen Nomor 39. Resepnya sudah ada, tinggal bagaimana kita konsisten menjalankannya tanpa henti,” jelasnya

Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Direktur Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Ottow Geissler Papua, Reni Koibur, S.Si., M.Cs., mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian keempat sekaligus penutup dari program hibah penguatan SPMI untuk kelompok 26 Jayapura.

“Hari ini merupakan rangkaian keempat, yaitu penyusunan RTL dari hasil audit internal yang telah dilakukan sebelumnya. Semua peserta telah mengikuti pelatihan auditor internal dan hampir seluruhnya dinyatakan lulus,” ujar Reni.

Baca juga: Wadah Keturunan Kanaki Biak di Yapen Terbentuk Setelah 1 Abad

Ia menyebut keberhasilan tersebut menjadi capaian besar, karena kini setiap kampus memiliki minimal lima auditor internal yang siap memperkuat sistem penjaminan mutu kampus masing-masing. “Ini luar biasa, karena selama ini beberapa kampus tidak memiliki auditor sendiri. Kini mereka sudah punya tim auditor internal. Ini sangat membantu dalam peningkatan mutu,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti 70 peserta dari tujuh perguruan tinggi dan seluruhnya dibiayai oleh Ditjen Belmawa Kemendikbudristek. Reni menargetkan adanya peningkatan akreditasi setelah program selesai. “Sebagian besar prodi di kelompok kami berakreditasi ‘Baik’. Target kami naik ke ‘Unggul’. Apalagi sekarang akreditasi hanya dua kategori: terakreditasi dan tidak terakreditasi,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap penguatan perguruan tinggi swasta di Papua. "Kami butuh dukungan pemda, baik pendanaan maupun peningkatan SDM. Ini penting agar kampus swasta di Papua terus berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan pendidikan tinggi,”pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved