Rabu, 22 April 2026

Kronologi Ribut Anggota Kopassus dan Polri di Mimika, Dipicu Rokok hingga 5 Orang Dirawat

Keributan terjadi antara antara anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dengan anggota Polri.

Tangkapan layar SuryaTV
Bentrokan anggota Kopassus dan polisi di Timika, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Keributan terjadi antara antara anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dengan anggota Polri yang tergabung dalam Satgas Amole.

Diketahui keributan itu terjadi di lokasi Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepatnya di depan Mess Hall, Timika Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Sabtu (27/11/2021).

Diansir Tribun-Papua.com, diduga insiden tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman.

Sedangkan akibat dari kejadian itu, 5 anggota polisi dari Satgas Amole terluka dan mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Ojol Korban Mutilasi di Bekasi Sempat Dicekoki Narkoba, 3 Pelaku Mengaku Punya Dendam Pribadi

Baca juga: Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, Ada Busur hingga Bom Molotov

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun-Papua.com, Minggu (28/11/2021), peristiwa itu berawal dari personel Satgas Amole Kompi 3 yang berada di pos RCTU Ridge Camp Mile 72 berjualan rokok.

Kemudian, personel Satgas Nangggala sebanyak 20 orang hendak membeli rokok.

Namun tidak terima dengan mahalnya rokok mengakibatkan sejumlah anggota Satgas Nanggala melakukan pengeroyokan terhadap anggota Satgas Amole.

Selanjutnya personil yang berada di lokasi Pos RCTU melakukan perlawanan dan menyisir lokasi kejadian guna menyelamatkan rekan rekan yang terluka.

Ke 5 anggota yang menjadi korban yakni Bripka Risma, Bripka Ramazana, Briptu Edi, Bharaka Heru Bharatu Munawir dan Bharatu Julianda.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Arm Reza Nurpatria mengatakan, akan mengecek terlebih dahulu. "Bila ada perkembangan akan disampaikan," kata Kapendam saat dihubungi, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Suami Bacok Istri hingga Tewas di Bilik Mesin ATM, Kesal Korban Pergi dengan Pria Lain

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, ketika dikonfirmasi Tribun-Papua.com,, Minggu (28/11/2021) malam, melalui sambungan telepon seluler, membenarkan kejadian itu.

“Iya, kemarin ada insiden kecil,” ucapnya.

Ia pun menjelaskan persoalan itu sudah diselesaikan secara baik-baik.

“Itu hanya salahpaham saja. Intinya sudah diselesaikan,” jelasnya.

(Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela)

Berita Papua Lainnya

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved