Papua Terkini
Pemkab Manokwari Dukung Eliminasi Malaria, Sekretaris Bappeda Minta Renstra dan Renja
Pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Manokwari, mengaku siap mendukung percepatan eliminasi malaria di wilayah ini.
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Ri
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUA.COM, MANOKWARI - Pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manokwari, mengaku siap mendukung percepatan eliminasi malaria di wilayah ini.
Pasalnya, Manokwari menargetkan bisa masuk eliminasi malaria pada 2025 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Bappeda Manokwari Oktovianus Kambu, saat ditemui di Swiss-Belhotel Manokwari.
"Untuk percepatan eliminasi malaria di Manokwari, tetap kita biayai," ujar Kambu, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (29/11/2021).
Baca juga: Kuasa Hukum VLH : Eksepsi/Keberatan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Hanya saja, pihaknya meminta Dinas Kesehatan Manokwari, untuk segera menyusun Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja).
Sehingga, program tersebut bisa secepatnya dibiayai oleh pemerintah daerah.
"Program ini memang tetap kita dukung, tapi tunggu dokumennya dimasukkan saja," tuturnya.
Selain itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Marthen Rantetampang menambahkan, selama ini pihaknya mendapat sejumlah kendala termasuk anggaran.
Baca juga: Kuasa Hukum VLH Pembunuh Juragan Emas Ajukan Eksepsi Atas Dakwaan JPU
"Kami di Kesehatan banyak program yang masuk dalam eliminasi, justru tidak dibantu oleh anggaran," kata Rantetampang.
Sudah saatnya, daerah punya skala prioritas untuk menuntaskan masalah eliminasi.
"Kita di malaria dapat tapi sedikit, bersyukur karena Manokwari dibantu oleh dana internasional lewat Unicef," imbuhnya.
Baca juga: Pembantai Praka Alif dan Prada Ardi, Anggota TNI dari Makassar di Papua, tertangkap Inilah Pelakunya
Ia berharap, Pemerintah harus bisa jeli dalam melihat perencanaan, sebab selama ini program prioritas di Manokwari, mengalami hambatan lantaran kekurangan anggaran.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/24062021-nyamuk-malaria.jpg)