Senin, 20 April 2026

Kinerja Stafsus Milenial

Dua Tahun Bertugas,Ini Pandangan Presiden Terkait Kinerja Stafsus Milenial

Dua tahun sudah sejak terpilihnya para staf khusus milenial, ini pandangan presiden terhadap kinerja mereka

Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Suasana Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Stafsus Billy Mambrasar 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Dua tahun sudah sejak terpilihnya para staf khusus milenial, ini pandangan presiden terhadap kinerja mereka

Sejak kemunculannya saat itu sampai hari ini, sosok-sosok terpilih yang menjabat staf khusus milenial tersebut menuai diskusi secara daring, dan banyak yang mempertanyakan keputusan Presiden dalam membentuk mereka, terkait dengan kontribusi terhadap negara dan penggunaan anggaran negara yang besar untuk membayar gaji mereka.

Sebagian besar hanya menyoroti 5 Stafsus Milenial Presiden saja, walaupun kenyataannya, ada 11 Staf Khusus Presiden RI yang bekerja membantu keseharian tugas Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Hasil Akhir Laga Persipura Jayapura Vs Bhayangkara FC, Mutiara Hitam Kembali Keok

Sejatinya fungsi kerja Stafsus Milenial adalah melekat pada arahan Presiden, yang memberikan penugasan, sehingga yang berhak memberikan penilaian kinerja Stafsus  adalah Presiden nsendiri.

Setelah 2 tahun bertugas, ini adalah pandangan presiden terhadap Kinerja Staf Khusus Milenial Presiden RI ini.

Mengutip dari harian Kompas, 30 November 2021, Menurut koordinator staf khusus  Presiden RI, AAGN Dwipayana, sejauh ini Presiden Jokowi cukup puas dengan kerja para staf khusus termasuk yang berusia milenial.

Mereka menjalankan kerja berdasarkan penugasan Presiden, berbeda dengan Menteri yang kerap memberi publikasi terbuka.

Baca juga: Anak Agung Made Budiarta Sebut 27 UPNP Berada Dibawah AirNav Cabang Sentani

Jika melihat di Instagram, para staf khusus Presiden dari kalangan milenial ini kerap mengunggah kiprah atau aktivitasnya di media sosial masing-masing.

Beberapa penugasan oleh Presiden RI, terkait proses digitalisasi UMKM, Putri Tanjung terlihat aktif berkeliling Indonesia bersama Menteri Koperasi dan UMKM, mendorong UMKM untuk “naik kelas”, utamanya secara digital.

Putri Tanjung juga berhasil menggandeng pihak swasta, dan beberapa pihak lain, untuk mengadakan pelatihan-pelatihan terhadap pelaku UMKM, termasuk dengan Programnya: Pahlawan Digital UMKM dan Womenpreneurs.

Angkie Yudistia berhasil menggoalkan Perpres untuk Disabilitas, yang memastikan hak-hak kaum disabilitas ini dilindungi oleh negara.

Baca juga: AirNav Indonesia Cabang Sentani Ajak Media Ikuti Pogram AirNav Tower Visit 2021  

Baru-baru ini, juga terlihat, Presiden melantik Komisi Disabilitas Nasional yang akan bertugas memastikan implementasi dari fungsi negara mellindungi hak-hak dari Kaum Disabilitas di Indonesia.

Billy Mambrasar yang berasal dari Papua, yang sangat aktif membagikan semua kiprah perjalanan karir di media sosial nya.

Papua pertama yang berhasil berkuliah di Universitas Harvard ini telah melakukan banyak gebrakan selama ia menjabat sebagai stafsus.

Mulai dari mendorong terbentuknya inkubasi bisnis di Universitas Teuku Umar Aceh, memberikan rekomendasi terkait Inpres Nomor 98 Thn 2020 mengenai kesetaraan gaji guru honorer, menginisiasi pembentukan Manajemen Talenta Papua.

Baca juga: Kasus Miras Oplosan di Mimika, Seorang Pemuda Ditetapkan Tersangka

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved