KKB Papua

Komnas HAM Sesalkan Penyerangan Aparat Keamanan oleh KKB Papua di Yahukimo

Komnas HAM menyesalkan insiden penyerangan aparat keamanan di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, sebulan terakhir ini.

Tribun-Papua.com/Paul Manahara Tambunan
Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua dan Papua Barat, Frits Ramandey. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Wilayah Papua dan Papua Barat Frits Ramandey menyesalkan insiden penyerangan aparat keamanan di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, sebulan terakhir ini.

Seperti diketahui, Serda Putra Rahadi gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Jumat (3/12/2021) siang.

Sedangkan rekannya Praka Suheri mengalami luka berat.

Kondisi ini menyebabkan konflik di daerah tersebut tidak terhenti.

Baca juga: Jenazah Serda Putra Rahadi Korban KKB Papua Akan Dimakamkan di Aceh

”Sungguh disayangkan konflik tetap terjadi di Papua saat memasuki perayaan Natal. Komnas HAM meminta kelompok ini menghentikan aksinya dan lebih memilih jalan dialog untuk menghentikan kontak tembak,” kata Frits, baru-baru ini.

Catatan Komnas HAM, Sepanjang Januari hingga November 2021, terjadi 38 penyerangan KKB di Kabupaten lntan Jaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Maybrat yang menewaskan empat prajurit TNI yang berjaga di Pos Koramil Kisor.

Penyerangan sepanjang tahun ini menyebabkan 17 aparat keamanan dan 15 warga sipil meninggal.

Baca juga: Nicolaas Jouwe, Organisasi Papua Merdeka, dan Pilihan Hidup NKRI Sampai Mati

Selain itu, 23 aparat keamanan dan 11 warga terluka karena serangan KKB. Konflik bahkan juga menyasar siswa SMA yang dianggap KKB sebagai informan ke negara.

Terkini, Serda Putra Rahaldi dan Praka Suheri berhasil dievakuasi dari Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, ke Kabupaten Mimika, Sabtu (4/12/2021) sore.

Komandan Resor Militer 172/Praja Wira Yakhti Brigjen Izak Pangemanan mengatakan, kedua korban dievakuasi dengan helikopter pada pukul 07.15 WIT.

Baca juga: Profil Norhayati Andris, Ketua DPRD Kaltara yang Dicopot Mega dari Kursi Ketua DPD PDIP

Rencananya, jenajah Serda Putra Rahaldi akan dikirim ke kampung halamannya Dusun Sedap Malam, Desa Suka Maju, Kecamatan Semelu Timur, Provinsi Aceh, untuk dimakamkan.

Salah satu dari dua anggota TNI AD yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata atau diklaim Organisasi Papua Merdeka di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Sabtu (4/12/2021).
Salah satu dari dua anggota TNI AD yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata atau diklaim Organisasi Papua Merdeka di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Sabtu (4/12/2021). (KOMPAS/PENERANGAN KOREM 173/PRAJA WIRA YAKHTI)

TNI juga berencana mengevakuasi Praka Suheri yang mengalami luka tembak di bagian pinggul, ke Jayapura.

Diberitakan sebelumnya, KKB kembali berulah di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua, Jumat (3/12/2021).

Akibatnya, satu personel TNI yakni Serda Putra Rahadi gugur dan Praka Suheri mengalami luka tembak.

Baca juga: Oknum Polisi di Sulut Digerebek saat Check In Hotel Bersama Seorang Wanita

"Satu orang gugur dan satu orang terluka. Kejadian kurang lebih terjadi pukul 13.45 WIT," ujar Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat.

Situasi di Suru-Suru mulai tidak kondusif sejak KKB menyerang Koramil Persiapan Suru-Suru pada Sabtu (20/11/2021).

Kelompok Egianus Kogoya yang selama ini berada di Kabupaten Nduga, diduga telah bergabung di Suru-Suru karena kawasan tersebut merupakan wilayah perbatasan antara Yahukimo, Asmat dan Nduga. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved