Rabu, 20 Mei 2026

Kronologi Pria di Malang Tak Bisa Melihat Sehari setelah Divaksin, Istri Sempat Curhat di Medsos

Seorang pria bernama Joko Santoso (38) terganggu penglihatannya setelah suntik vaksin AstraZeneca pada hari Jumat (3/9/2021).

Tayang:
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Joko Santoso (38) didampingi istrinya, Titik Andayani saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/12/2021).(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pria bernama Joko Santoso (38) terganggu penglihatannya setelah suntik vaksin AstraZeneca pada hari Jumat (3/9/2021).

Joko yang merupakan bekerja sebagai buruh bangunan, warga Jalan Burung Gereja, Kelurahan Arjowinangan, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Ia mengaku sempat mengalami kebutaan selama tiga hari dan berangsur membaik.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Satu Unit Rumah di Padang Bulan Jayapura

Baca juga: 22 Tahun Tidak Dapat Kepastian Pembayaran Tanah, Suku Eha Palang Poltekes Jayapura

Mengutip Kompas.com, kasus ini terungkap setelah istri Joko, Titik Andayani mengunggah status di grup Facebook Komunitas Peduli Malang Raya (Asli Malang) pada 29 November 2021.

Di status tersebut, ia menceritakan kondisi sang suami.

Dia juga meminta ada penanganan secara serius dari Pemkot Malang.

Titik menyebutkan, ia memberanikan diri mengunggah cerita sang suami karena kesal pemerintah tak memberikan solusi untuk suaminya yang buta usai divaksin.

"Mulai September awal sampai November, terus selanjutnya ini gimana. Lama-lama saya kan jengkel, ditulis saja gitu (di akun Facebook)," katanya.

Selain itu, Titik juga meminta pekerjaan yang sesuai dengan kondisi suaminya.

Sebab, setelah penglihatannya terbatas, Joko tak memungkinkan lagi bekerja seperti sebelumnya.

"Saya sudah mengajukan, saya minta diberi pekerjaan yang sekiranya cocok dengan kondisi suami saya. Itu katanya masih dipikirkan," ungkapnya.

buta setelah vaksin
Joko Santoso (38) didampingi istrinya, Titik Andayani saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/12/2021).(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)

Kronologi Kejadian

Sementara itu, Joko mengatakan, peristiwa itu bermula saat dirinya mengikuti vaksin AstraZeneca dosis pertama pada 3 September 2021 di rumah Ketua RW setempat.

Baca juga: Mantan Bupati Kupang Jual Aset Pemkab, Rugikan Negara hingga Rp9,6 Miliar

Baca juga: Mahasiswi di Mojokerto Ditemukan Meninggal di Atas Kuburan Ayahnya, Ada Dugaan Tenggak Racun

Saat menjalani screening kesehatan, ia dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan apapun.

"Saat datang saya di-screening kesehatan, dan hasilnya normal. Seusai suntik vaksin, saya tunggu selama 15 menit, setelah itu saya pulang ke rumah," kata Joko kepada Surya Malang, Kamis (2/12/2021).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved