Papua Terkini

LBH Desak Pemerintah Indonesia Segera Bentuk KKR di Papua 

Ego mendesak dibentuknya KKR, agar pemerintah tidak sibuk lagi mengipas asap, namun bisa membenahi tungku dan mematikan baranya (akar masalah).

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua, Emanuel Gobay. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua, mendesak Pemerintah Indonesia dan Provinsi Papua segera membentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) di Bumi Cenderawasih.

Hal tersebut diungkapkan Direktur LBH Papua, Emanuel Gobay kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (4/12/2021) Siang.

"Dalam Undang-undang Otsus ada agenda pelurusan sejarah yg akan dilakukan oleh KKR, sebagaimana diatur pada Pasal 46, UU Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Perubahan UU Otsus Bagi Propinsi Papua,"katanya.

Baca juga: Prajurit TNI Siaga di Posramil Suru-suru, Egianus Cs Diduga Gabung KKB Yahukimo

Menurutnya, pada 1 Desember banyak aktivis dan masyarakat Papua yang menjadi korban kiriminalisasi secara represif karena merayakan sejarah Papua.

"Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua segera bentuk KKR dan luruskan sejara papua," tegasnya.

Ego mendesak dibentuknya KKR, agar pemerintah tidak sibuk lagi mengipas asap, namun bisa membenahi tungku dan mematikan baranya (akar masalah).

Baca juga: 8 Pengibar Bintang Kejora Dijerat Pasal Makar, Koalisi Advokad HAM Papua Bakal Beri Pendampingan

"Apa yang dilakukan 8 mahasiswa Papua yang ditahan Polda Papua adalah bagian dari merayakan hari sejarah Papua dimana UU Otsus juga akui adanya sejarah Papua yang harus diluruskan," ungkapnya.

Menurut Gobay, sangat aneh jika menahan orang yang merayakan sejarah Papua.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Disarankan Yan Christian Warinussy Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Menurutnya, pemerintah sendiri tidak pernah mau melakukan pelurusan sejarah Papua sesuai perintah Pasal 46 ayat (2) huruf b, UU No 2 Tahun 2021. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved