Breaking News:

Covid19 Papua Barat

Belum Vaksin, Kontrak Pegawai di Kota Sorong Terancam Tak Diperpanjang

Selain sertifikat, para pegawai di Pemkot Sorong harus bisa menunjukkan aplikasi peduli lindungi.

Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Kantor Wali Kota Sorong 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Para pegawai kontrak yang berdinas di Kota Sorong, Papua Barat, terancam tidak diperpanjang kembali.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Sorong Yakob Karet, saat menyampaikan sambutannya di Gedung Lambert Jitmau.

Langkah yang dilakukan oleh Pemkot Sorong, hingga para pegawai kontrak tersebut wajib mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Koalisi Masyarakat Adat Moi Dukung Bupati Sorong Cabut Izin Usaha Sawit 

"Kontrak mereka tidak akan diperpanjang hingga pegawai tersebut mampu menunjukkan sertifikat vaksin," ujar Yakob kepada sejumlah awak media, Rabu (8/12/2021).

Selain sertifikat, para pegawai di Pemkot Sorong harus bisa menunjukkan aplikasi peduli lindungi.

Pasalnya, perintah tersebut sudah tertuang dalam edaran Wali Kota Sorong.

Baca juga: Tokoh Adat Papua Minta Presiden Buka Ruang Dialog Atasi KKB

Tak hanya itu, bagi para pegawai di Kota Sorong, TPP nya dari para pegawai pun akan terancam tidak dicairkan.

Selain itu, berdasarkan data yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, capaian vaksinasi dosis satu di Kota Sorong baru mencapai 50,0 persen.

Sementara, untuk dosis dua vaksinasi Kota Sorong baru mencapai 32.8 persen.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved