Selasa, 19 Mei 2026

Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem Melanda Manokwari, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Hujan petir disertai angin kencang, kembali menerjang dihampir semua distrik di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Ilustrasi kondisi cuaca ekstrem di wilayah Manokwari 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Hujan petir disertai angin kencang, kembali menerjang dihampir semua distrik di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Akibatnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manokwari, Papua Barat, mengeluarkan peringatan dini sejak pukul 16.00 WIT hingga 19.30 WIT.

Kepala BMKG Manokwari Daniel Tandi mengatakan, cuaca ekstrem akan terjadi di Manokwari, mulai sore hingga malam.

Baca juga: Pemkab Mimika Terima Penghargaan Universal Health Coverage dari BPJS Kesehatan

"Terkait hujan lebat disertai petir, kita sudah keluarkan peringatan dini mulai pukul 16.00 WIT hingga 19.30 WIT,"kata Daniel ketika dihubungi TribunPapuaBarat.com, Rabu (8/12/2021).

Ia mengatakan, untuk kecepatan angin disemua distrik di Manokwari, berada di atas 10 knot.

Baca juga: Ternyata Denis Yonas Siswa SPN Jambi Asal Papua yang Tewas Kecelakaan Akan Dilantik 2 Pekan Lagi

"Jadi, kami meminta agar masyarakat di Manokwari, tetap waspada dengan angin kencang, hujan lebat dan petir,"ujarnya.

Daniel mengaku, hampir semua Distrik di Manokwari, akan kena cuaca ekstrem.

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Sorong Tumbangkan Pohon, 4 Kendaraan Rusak

Bahkan, dalam kondisi seperti itu besar kemungkinan bisa terjadi longsor di titik-titik yang ada lereng bukit.

"Kami minta masyarakat tetap waspada, sebab sekalipun hanya sampai pukul 17.30 WIT, masih punya potensi hujan susulan," kata Daniel.

Baca juga: Oknum Dosen Unsri Akui Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi yang Melaporkannya, Kini Ditahan

Selain di daratan, ia juga meminta agar masyarakat jangan melakukan aktivitas di laut.

Pasalnya, tinggi gelombang pun akan berada di kisaran satu hingga empat meter.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved