Breaking News:

Cerita Korban Erupsi Semeru, Terjebak di Kepungan Lava dan Berlari Sekuat Tenaga

Warga mengaku sama sekali tak menyangka bahwa pada Sabtu (4/12/2021) lalu, Gunung Semeru mengalami erupsi hebat hingga menelan korban jiwa.

Editor: Claudia Noventa
AFP/JUNI KRISWANTO
Warga menyelamatkan barang-barang mereka di area yang tertutup abu vulkanik di desa Sumber Wuluh di Lumajang pada 5 Desember 2021, setelah letusan gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 14 orang. (Photo by JUNI KRISWANTO / AFP) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Warga mengaku sama sekali tak menyangka bahwa pada Sabtu (4/12/2021) lalu, Gunung Semeru mengalami erupsi hebat hingga menelan korban jiwa.

Satu di antaranya, Lina (23) warga Dusun Curah Kobokan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

Beruntung, ia bersama ibu dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri meski sempat terjebak selama 30 menit dari kepungan lava.

Baca juga: VIRAL Upaya Petugas Bujuk Kakek Korban Erupsi Semeru yang Tolak Mengungsi, Begini Akhirnya

Saat itu abu vulkanik menghujam dari langit rumahnya.

Sedangkan lahar dingin meluap hingga ke jalanan depan rumahnya.

"Dengar ledakan sama suara batu dari atap semua keluar. Di jalan itu sudah ada lahar dingin," kata Lina dilansir dari Surya, Selasa (7/12/2021).

Dalam kondisi panik, Lina mengaku sempat kebingungan mencari jalur evakuasi.

Lina korban erupsi Gunung Semeru yang berhasil selamat
Lina korban erupsi Gunung Semeru yang berhasil selamat (ISTIMEWA)

Apalagi sebelumnya tak ada peringatan dini bahwa Gunung Semeru akan erupsi hebat di hari itu.

Dia akhirnya memutuskan lari keluar dari rumahnya untuk mencari tempat yang dirasa lebih aman.

Baca juga: Cerita Ibu Hamil 9 Bulan Korban Erupsi Semeru Lari Belasan Kilo: Pokoknya Anak di Kandungan Selamat

"Saya pokoknya lari, baru sampai Dusun Kamar Kajang ada Tim SAR.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved