Manfaatkan NIK Orang Lain untuk Daftar Prakerja, 2 Pria di Aceh Raup Ratusan Juta

Dua pria di Kabupaten Bireuen, Aceh memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang lain untuk daftar Program Kartu Prakerja.

Kolase Tribunnews.com: SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS DAN https://www.prakerja.go.id/
(Kiri) Pelaku saat diamankan pihak kepolisian dan (Kanan) Dashboard untuk mendaftar program kartu Prakerja. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Dua pria di Kabupaten Bireuen, Aceh memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang lain untuk daftar Program Kartu Prakerja.

Pelaku adalah HE (36) dan RI (36), memalsukan data saat pendaftaran program pemerintah ini hingga keduanya mendapatkan uang insentif hingga ratusan juta rupiah.

Dan keduanya kini diamankan pihak kepolisian untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Baca juga: Viral Video Oknum TNI Usir Mertua Penyandang Disabilitas dari Rumah Dinasnya, Begini Akhirnya

Baca juga: Viral Video Detik-detik Pembalap Liar Keroyok Anggota Polisi di Jaksel, Istri Korban Memohon

Lantas bagaimana modus yang dijalankan pelaku? Lebih jelas, berikut fakta-faktanya dirangkum dari Serambinews.com, Kamis (9/12/2021):

Awal kasus

Dua tersangka kasus ITE, yakni menggunakan NIK orang lain untuk mencairkan bantuan Prakerja. Keduanya diperlihatkan dalam dalam konferensi pers kasus ini di Mapolres Bireuen, Rabu (8/12/2021)
Dua tersangka kasus ITE, yakni menggunakan NIK orang lain untuk mencairkan bantuan Prakerja. Keduanya diperlihatkan dalam dalam konferensi pers kasus ini di Mapolres Bireuen, Rabu (8/12/2021) (SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS )

Kasus pemalsuan data orang lain dilakukan pelaku sudah terendus sejak Juli 2021 lalu.

Saat it, ada sejumlah masyarakat lapor ke pihak kepolisian.

Mereka mengaku adanya orang meminta NIK miliknya, namun tidak jelas digunakan untuk keperluan apa.

Beberapa masyarakat sempat menyerahkan NIK kepada kedua pelaku.

Berkat informasi tersebut, maka Polres Bireuen menurunkan tim Resmob Satreskrim.

Usaha melacak dan mencari kedua pelaku dan dugaan perbuatan melanggar hukum pun diperoleh, sehingga keduanya ditangkap dalam waktu bersamaan.

Pelaku HE sendiri merupakan warga Desa Alue Rheng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Sedangkan RI (36), warga Desa Sangso, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Baca juga: 8 Pelaku yang Bakar Pria Hidup-hidup di Langkat Masih Kerabat, Korban Dianggap Punya Ilmu Kebal

Modus pelaku

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja membeberkan modus yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved