Selasa, 14 April 2026

Piala AFF

Shin Tae-yong Rahasiakan Kendala Besar Timnas Indonesia, Apa Itu?

Shin melihat lini serang Timnas Indonesia belum maksimal karena belum ada Egy Maulana Vikri.

PT Liga Indonesia Baru
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. 

TRIBUN-PAPUA.COM  - Timnas Indonesia akan melakoni laga sulit dalam lanjutan Piala AFF 2020.

Berikutnya, Timnas Indonesia akan menantang tim terkuat di Asia Tenggara saat ini yakni Vietnam pada Rabu (15/12/2021) malam WIB.

Kedua tim saat ini sama-sama sedang mengantongi tren positif dari dua laga pertamanya.

Timnas Indonesia berhasil mengoleksi 6 poin dari kemenangan 4-2 atas Kamboja dan 5-1 atas Laos.

Sedangkan Vietnam juga mengoleksi 6 poin dari laga kontra Laos dengan skor 2-0 dan Malaysia dengan skor 3-0.

Baca juga: Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 dan Harapan Legenda ke Shin Tae-yong

Dengan kedua hasil tersebut, Timnas Indonesia dan Vietnam kini ada di posisi pertama dan kedua Grup B secara berurutan.

Meski sama-sama mengoleksi 6 poin, namun Timnas Indonesia berhak di puncak klasemen karena unggul secara selisih gol dibanding Vietnam.

Oleh karena itu, laga Timnas Indonesia vs Vietnam yang digelar di Stadion Bishan itu akan menjadi penentu posisi kedua tim di klasemen Grup B.

Jelang menghadapi laga tersebut, Shin Tae-yong menyebut satu kendala besar yang dialami oleh para pemain Timnas Indonesia.

Baca juga: Save Elkan Baggot, Netizen Indonesia Serang Akun Instagram Piala AFF 2020

Dalam wawancaranya yang dikutip SuperBall.id dari AFFSuzukiCup.com, Shin Tae-yong mengungkapkan kewajiban tim untuk karantina di bubble menjadi kendala tersendiri.

Shin menilai kewajiban tersebut telah mempengaruhi kondisi mental para pemain Timnas Indonesia.

Oleh karena itu, para pemain Timnas Indonesia merasa kurang nyaman sehingga kesulitan bermain dengan maksimal.

Meski demikian, Shin melihat para pemainnya telah menunjukkan perkembangan berarti selama berada di Singapura.

Baca juga: Timnas Indonesia Dirundung Masalah Besar, Shin Tae-yong Belum Bisa Jujur

"Seluruh tim di sini berada di bubble yang mempengaruhi mentalitas para pemain kami," ujar Shin.

"Dan itu adalah sesuatu yang mungkin membuat kami berhenti menikmati sepak bola namun tim ini semakin membaik di banyak aspek," tambahnya.

Sumber: SuperBall.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved