Senin, 11 Mei 2026

Sosok

Pesan Albert Fakdawer untuk Generasi Papua 100 Tahun Mendatang

Penyanyi asal Papua Albert Fakdawer, atau biasa masyarakat Papua mengingatnya dengan nama Denias.

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
SOSOK - Sosok Albert Fakdawer, penyanyi asal Papua yang membagikan pandangannya terkait generasi muda Papua dalam 100 tahun yang akan datang, Jumat (17/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penyanyi asal Papua Albert Fakdawer, atau biasa masyarakat Papua mengingatnya dengan nama Denias, karena berperan dalam Film Denias Senandung di Atas Awan, mempunyai pesan kepada generasi muda Papua 100 tahun yang akan datang.

Pria kelahiran Jakarta 29 Juni 1993 itu, berharap generasi masa depan Papua masih memiliki hati yang murni, dan tulus untuk berkarya dan mengasihi sesama manusia, terlebih mengasihi tuhan.

"Karena kalau kita lihat realitas yang terjadi saat ini, banyak sekali orang yang hanya memanfaatkan situasi, tidak tulus terhadap Papua," sesalnya.

Baca juga: Sulistyo Wibowo Ajak Sipir Bergandengan Tangan Majukan Lapas Abepura

Di abad ke 21 ini, Albert mengkhawatirkan generasi Papua memiliki sikap cinta uang, karena menurutnya akar dari segala kejahatan karena sikap cinta uang yang berlebihan.

"Kalau kita berkarya, tetapi kita lihat dulu uangnya, orientasinya duit maka perlu dicek keinginan hati kita, duit perlu tetapi kita perlu melihat gambar besar," tambahnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat menjadi pengisi acara dalam PON XX beberapa waktu lalu, yang menurutnya tak hanya soal materi, tetapi bagaimana visi ke depan untuk Papua.

"Terlibat di PON XX kemaren, itu tidak melulu soal apa yang didapat, tetapi bagaimana kita menciptakan legacy atau warisan kepada anak-anak cucu di masa depan," katanya.

Albert mengatakan, bayangkan apabila nantinya mereka (anak cucu), masih dapat mengakses tayangan YouTube, dan menyaksikan kita yang terlibat di event besar itu.

Baca juga: Banjir Doorprize dan Promo Menarik di Grand Opening Alfamidi Jayapura

"Maka saya pikir terlibat di dalam PON XX kemaren, itu sesuatu yang punya nilai dan warisan luar biasa kepada masa depan," imbuhnya.

Albert menambahkan, generasi muda harus berhenti untuk memikirkan diri sendiri, tetapi bagaimana membangun perspektif untuk dapat bermanfaat bagi orang lain.

"Pertanyaannya bagaimana cara berkontribusi bagi orang lain, ya udah tinggal masing-masinh fokus di bidangnya, kerjakan sesuai profesimu, maksimalkan dan terjemahkan sendiri," tandasnya.

Albert percaya bahwasanya apabila, semua orang memikirkan orang lain, maka sesuatu yang besar akan disediakan Tuhan untuk dirinya.

Baca juga: Buka 3 Gerai, Toko Swalayan Alfamidi Resmi Hadir di Jayapura

"Karena itu sudah menjadi bukti nyata, ketika Musa mendapatkan tugas dari Tuhan untuk mengubah bangsa Israel, ia begitu memikirkan bangsa Israel pada saat itu," jelas Albert.

Pesannya ialah, siapa yang ingin menjadi terkemuka maka ia harus mampu melayani.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved