Senin, 13 April 2026

Papua Terkini

Cerita KM Labobar yang Telat Sampai di Pelabuhan Jayapura

Lonjakan penumpang di Pelabuhan Jayapura nampak ramai setelah masa libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Dua anak sedang menunggu KM Labobar di Ruang tunggu Pelabuhan Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Lonjakan penumpang di Pelabuhan Jayapura nampak ramai setelah masa libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Berdasarkan Pantauan Tribun-Papua.com, Rabu (5/1/2022), kepadatan penumpang sudah ada sejak pukul 09.00 hingga 12.57 WIT.

Pagi itu, cuaca Kota Jayapura nampak mendung, tapi tak menjadi penghalang bagi para warga yang berlibur di Kota Jayapura, untuk kembali ke kampung halamannya.

Baca juga: HUT Kowal ke-59, Komandan Lantamal X Apresiasi Dedikasi Prajurit Kowal

Penantian yang tidak pasti, Kapal Motor (KM) Labobar yang dijadwalkan tiba di Pelabuhan Jayapura, pukul 11.00 WIT, nampaknya telat, terlihat hingga kini belum ada tanda kemunculan kapal tersebut.

Sehabis hujan, panas pun datang penumpang kian berdatangan memadati Pelabuhan Jayapura.

Penumpang yang hampir ratusan orang ini, terlihat sudah sangat bosan, menunggu kapal yang tak kunjung masuk tidak tepat waktu ini.

Tidak hanya itu, kurangnya kapasitas tempat duduk diruang tunggu, membuat para penumpang memilih melantai.

"Adoh su panas, lama ditambah kapal belum masuk ini, bikin jengkel sekali," kata seorang ibu yang berdekatan dengan reporter Tribun-Papua.com, Rabu (5/1/2022) di ruang tunggu, Pelabuhan Jayapura.

Baca juga: Laku Keras, Eks PON Papua Kembali Masuk Liga 1: Alex Dusay Gabung PSS Sleman

Para pedagang asongan pun tampak ramai menjajakan jualan berbagai jenis, dari air minum, nasi kuning, charger HP, tikar, dan kipas angin.

"Air minum, air minum, mari nasi-nasi, aqua mari aqua," teriak seorang penjual air minum.

Tidak lama kemudian sayup-sayup terdengar suara untuk mengecap tiket penumpang.

"Ayo-ayo yang belum cap tiket, silahkan cap," teriak sang petugas yang hendak mengecap tiket para penumpang.

Baca juga: BBM di Tolikara Papua Tembus Rp 100 ribu dan Ongkir Rp 400 ribu, Tukang Ojek: Jokowi Tolong Kami

Para penumpang yang antre untuk cap tiket terdengar, suara nyaring yang bertanya.

"Om ini kapal masuk jam berapa, macam lama sekali. Tong (kita) kira jam 11 taunya sampai sekarang belum masuk," kata seorang ibu sambil memberikan tiket untuk di cap.

Sambil cap tiket, petugas itupun hanya tersenyum dan menjawab dengan nada rendah.

"Mama sabar ini kapal agak telat," ucapnya.

Sontak terlihat, raut wajah lemas dari setiap penumpang yang hendak mengecap tiket. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved