Breaking News:

Papua Terkini

Hujan Deras, 34 Keluarga di Kota Jayapura Terendam Banjir

Kota Jayapura, Papua, diguyur hujan berkepanjangan pada Rabu (5/1/2022) malam, sehingga menyebabkan banjir dan longsor.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Gratianus Silas
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM) didampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dan sejumlah pimpinan Organisasi Persngkat Daerah (OPD) terkait meninjau lokasi banjir di RW 07, Tanjung Ria, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kota Jayapura, Papua, diguyur hujan berkepanjangan pada Rabu (5/1/2022) malam, sehingga menyebabkan banjir dan longsor.

Tepatnya di RW 07, Tanjung Ria, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, bencana ini mengakibatkan lumpuhnya aktivitas warga, termasuk sekolah, dan gereja.

Dengan sigap merespon, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM) didampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dan sejumlah pimpinan Organisasi Persngkat Daerah (OPD) terkait meninjau lokasi tersebut.

Baca juga: Pasca-penyerangan Posramil Kisor, Ini Kondisi Terkini Maybar Papua Barat

Tiba di lokasi, Wali Kota BTM dan jajarannya melihat warga secara gotong royong membersihkan rumah, sekolah, gereja, selokan yang tersumbat, serta longsor, dengan perlengkapan seadanya.

"Saya memang membuka komunimasi yang baik dengan warga kota. Makanya, saya dapat informasi langsung tentang banjir dan longsor ini dari warga via Whatsapp, sehingga saya langsung ke sini," jelas Benhur Tomi Mano, Kamis (6/1/2022).

Warga RW 07, Tanjung Ria, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua saat membersihkan rumahnya setelah kebanjiran akibat hujan sepanjang malam, Rabu (5/1/2022) hingga dini hari Kamis (6/1/20222).
Warga RW 07, Tanjung Ria, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua saat membersihkan rumahnya setelah kebanjiran akibat hujan sepanjang malam, Rabu (5/1/2022) hingga dini hari Kamis (6/1/20222). (Tribun-Papua.com/Gratianus Silas)

Wali Kota BTM mengajak para pimpinan OPD terkait bersamanya untuk dapat melakukan pemanganan masalah longsor dan banjir di wilayah tersebut.

"Wilayah ini memang kerap kali banjir dan longsor, sehingga kita tata secara baik. Hari ini juga alat berat masuk dan mobil untuk angkut material longsor dan banjir," terangnya.

Dalam peninjauannya, Wali Kota BTM jiga melihat adanya rumah yang dibangun di dalam parit atau selokan sehingga menghambat aliran air, maupun berbahaya juga bagi penghuni rumah tersebut.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Masih Rendah, Silwanus Sumule: Segera Lakukan Koordinasi

Dia meminta warga untuk tidak membangun di dalam sungai atau parit yang menjadi tempat aliran air.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved