Senin, 13 April 2026

Banjir Jayapura

Pasca-banjir, Barang Bekas di Pasar Youtefa Jayapura Diserbu Warga

Meski kondisi pasar belum pulih dan dipenuhi sampah, namun tidak membuat semangat warga terus memburu barang-barang itu.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
BARANG BEKAS - Warga Kota Jayapura serbu barang bekas pasca-banjir di Pasar Youtefa Abepura, Selasa (11/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Warga Kota Jayapura menyerbu barang-barang bekas yang dijajakan pedagang Pasar Youtefa Abepura, pasca-banjir.

Pantauan Tribun-Papua.com, Selasa (11/1/2022) pagi, tampak warga dari pintu masuk hingga area Pasar Youtefa berlomba-lomba membeli barang bekas seperti sepatu, pakaian, tas, celana, dan lainnya.

Meski kondisi pasar belum pulih dan dipenuhi sampah, namun tidak membuat semangat warga terus memburu barang-barang itu.

Baca juga: Banjir Jayapura Bikin Petani Sayur di Abepura Menjerit

Baca juga: Warga Keluhkan Kemacetan di Depan Pasar Youtefa Abepura

Anselma Nela Morin (30) mengatakan, dirinya ke Pasar Youtefa untuk membeli sepatu bekas yang terkena banjir.

"Saya datang untuk membeli sepatu," kata warga Waena itu kepada Tribun-Papua.com.

Ia tak mempermasalahkan kondisi pasar yang belum pulih, lantaran barang yang disajikan para pedagang sangatlah murah.

"Biar kita mau jalan di atas becek atau sampah juga tidak apa-apa, yang penting kita bisa dapatkan sepatu murah," ujarnya, tersenyum.

Menurut dia, harga barang-barang bekas yang disajikan pedagang juga cukup murah dan merakyat.

"Murah sekali, harga sepatu yang biasanya Rp 300 ribu, sekarang pedagang mereka jual 100 ribu, jangankan itu, pakaian dan celana saja yang harga Rp 150 hingga Rp 200 ribu, sekarang mereka jual Rp 50 ribu," pungkasnya.

Terpisah, pedagang di Pasar Youtefa, Ilham (32) mengaku menjual barang dagangannya lantaran sudah malas membersihkan.

Baca juga: Warga Keluhkan Kemacetan di Depan Pasar Youtefa Abepura

Baca juga: Begini Mekanisme Perawatan Pasien Omicron di Rumah ala Menkes

"Rata pedagang di sini sudah malas bersihkan barang-barang jualan. Daripada dibuang, mendingan kita jual dengan harga murah," ujarnya.

Sekadar diketahui, Pasar Youtefa Abepura merupakan satu lokasi yang terkena dampak banjir cukup parah.

Ketinggian airnya mencapai lebih 2 meter pasca hujan dan angin lebat pada Kamis (6/01/2022), pekan lalu.

Kejadian itu menyebabkan seluruh lapak beserta barang dagangan yang ada di pasar ini tenggelam.

Kini, genangan air di Pasar Youtefa sudah surut. Seluruh pedangang telah kembali beraktivitas, membersihan setiap lapak mereka walaupun masih dipenuhi sampah dan becek. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved