Breaking News:

Papua Terkini

Pembunuhan Seorang Warga Pemicu Bentrok di Jayawijaya Papua, Polisi Upayakan Perdamaian

Bentrok antarwarga Lanny Jaya dengan Nduga di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua berawal dari pembunuhan terhadap salah seorang warga.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Aparat keamanan bersama unsur Forkompinda Jayawijaya dan Lanny Jaya tengah menemui massa dari warga Lanny Jaya yang bertikai dengan warga Nduga, di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (10/1/2022)(Dok Humas Polda Papua) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bentrok antarwarga Lanny Jaya dengan Nduga di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua berawal dari pembunuhan terhadap salah seorang warga. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan, warga bernama Sibelu Gwijangge diduga dibunuh saat melakukan pertemuan untuk menyelesaikan masalah soal perempuan.

Menurut Kamal, warga Nduga dan keluarga Sibelu tak terima ada anggota keluarganya yang dibunuh saat pertemuan tersebut. 

Baca juga: KNPB Tuding Pemerintah Lakukan Pembiaran Bentrok Antarwarga di Jayawijaya Papua, 2 Orang Tewas

Baca juga: Dua Orang Tewas dan 24 Terluka dalam Bentrokan Warga di Wamena Papua, Bupati: Ayo Menahan Diri

"Mereka tidak terima keluarganya dibunuh pada saat pertemuan untuk menyelesaikan masalah perempuan, sehingga akan melakukan aksi balasan terhadap pihak pelaku dari masyarakat Lanny Jaya yang bermukim di Kampung Wesakma, Distrik Wouma," ujar Kamal melalui keterangan tertulis, Selasa (11/1/2022).

Pembunuhan terhadap Sibelu terjadi pada Sabtu (8/1/2022) dan berujung penyerangan yang dilakukan keluarga korban.

Menurut Kamal, pada hari itu sekitar pukul 15.40 WIT, pihak korban dari masyarakat Nduga dengan jumlah kekuatan sekira 150 orang turun dari Ilekma menuju Wouma dengan membawa alat-alat perang tradisional berupa panah, kapak, parang, dan tombak.

Setelah sampai di Wouma, masyarakat Lanny Jaya merespons serangan tersebut dengan jumlah kekuatan sekitar berjumlah 300 orang hingga akhirnya terjadi saling serang.

Baca juga: Sejumlah Desa di Bali Diterjang Longsor: Ternak hingga Tempat Ibadah Terseret

Sementara massa dari pihak Nduga membakar dua unit rumah milik warga di Wouma.

"Aksi saling serang tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka senjata tajam," kata Kamal.

Usai kejadian, Polres Jayawijaya langsung melakukan pendekatan terhadap masing-masing tokoh masyarakat dari kedua kampung sehingga kejadian tersebut tidak terjadi lagi.

Kendati demikian, aksi saling serang kembali terjadi pada Minggu (9/1/2022). Akibatnya, satu warga bernama Luok Heluka tewas, sementara 21 orang lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, sedikitnya 40 honai (rumah adat masyarakat pegunungan) hangus terbakar.

Baca juga: BUMN Dibersihkan, Erick Thohir Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Garuda ke Kejagung

"Pada saat itu kami langsung melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat kedua kelompok untuk mengimbau masing-masing kelompok agar tidak mengulangi kejadian seperti saat ini, sehingga situasi kamtibmas tetap dalam keadaan yang aman dan kondusif," kata Kamal.

Sementara itu Bupati Lanny Jaya, Bupati Jayawijaya, dan unsur Forkopimda lainnya ikut turun tangan hingga Selasa sore ini agar pertikaian dua kelompok masyarakat itu bisa segera diselesaikan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bentrok di Jayawijaya Diduga Dipicu Pembunuhan Seorang Warga",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved