Breaking News:

Covid 19

Luhut Klaim, Puncak Gelombang Omicron di Indonesia Awal Februari 2022

Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim eksalasi penyebaran varian Omicron di Indonesia terjadi pada awal Februari 2022.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021).(Dokumentasi Humas Kemenko Marves) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sesuai hasil pengamatan dari negara lain tentang pennyebaran varian Omicron, Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim eksalasi penyebarannya di Indonesia pada awal Februari 2022.

“Puncak varian Omicron mencapai puncaknya dalam kisaran waktu 40 hari, atau lebih cepat dari variant Delta,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebut seperti dikutip dari laman Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Dikatakan, untuk itu, di Indonesia diperkirakan terjadi pada awal Februari mendatang.

Baca juga: Ahli Biokimia dan Biologi Molekuler Uncen Ajak Masyarakat untuk Ikuti Vaksin Booster

"Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena varian Omicron terjadi pada awal Februari,” ujarnya.

“Sebagian besar kasus yang terjadi diperkirakan bergejala ringan, sehingga nanti strateginya juga berbeda dengan varian Delta," sambungnya.

Luhut menambahkan, Indonesia saat ini dinilai jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron.

Dimana tingkat vaksinasi dalam negeri sudah lebih tinggi dari Juli tahun lalu. Disusul dengan kapasitas testing dan tracing Indonesia yang juga dinilai jauh lebih tinggi daripada tahun lalu.

Baca juga: Ahli Biologi Molekuler Uncen Sebut Omicron Hanya Miliki Gejala Flu Biasa

"Sistem kesehatan kita juga sudah lebih siap, baik dalam hal obat-obatan termasuk molnupiravir dari Merck yang sudah didatangkan Menkes, tempat tidur RS, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat jauh lebih bagus saat ini," imbuh Luhut.

Oleh karenanya, dengan berbagai kesiapan tersebut, serta dari pengalaman yang lalu, Luhut meyakini bahwa kasus diperkirakan tidak meningkat setinggi negara lain.

Namun, hal tersebut dapat dicapai dengan catatan semua masyarakat harus disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan terutama dalam mencegah penyebaran varian omicron. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Luhut: Kita Perkirakan Puncak Gelombang Omicron Terjadi Awal Februari

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved