Breaking News:

Covid 19

Tanggapi Varian Omicron, Warga Kota Jayapura: Perketat Prokes

Menanggapi varian baru Covid-19 yakni Omicron, warga Kota Jayapura menyikapinya dengan santai dan tak khawatir berlebihan, dan lebih menjaga prokes.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/ Aldi Bimantara
ILUSTRASI - Suasana pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Jayapura, yang mulai dipadati pengunjung karena memiliki diskon akhir tahun, Rabu (29/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menanggapi varian baru Covid-19 yakni varian Omicron, warga Kota Jayapura menyikapinya dengan santai dan tak khawatir berlebihan, dan lebih menjaga prokes.

Kepada Tribun-Papua.com warga Distrik Abepura Susilo (32) mengatakan, baginya Covid-19 bukanlah sesuatu penyakit yang menakutkan, tetapi lebih kepada meningkatkan kewaspadaan.

"Kalau di awal pandemi, kami wajar takut tetapi sekarang kan sudah divaksin, jadi mau apapun variannya, yang terpenting dalam beraktivitas kita tetap perketat prokes saja," katanya.

Baca juga: APBD Capai Rp 1,3 T, Pemkot Jayapura Serahkan DPA 40 OPD

Susilo menyebutkan jika, varian Delta yang diisukan sebelumnya juga nyatanya tak terlalu berdampak bagi Provinsi Papua, untuk itu sah-sah saja jika masyarakat menyambut dengan santai.

"Tidak perlu khawatir dan cemas berlebihan terhadap suati virus, asalkan daya tahan tubuh kita baik yah insha Allah aman-aman saja," ucapnya.

Di lain sisi, warga Kelurahan Yabansai Distrik Heram Elmirada Sokoy (26) mengungkapkan, meski awalnya ia sangat parno dan ketakutan terhadap Covid-19, namun saat ini dengan vaksinasi ia semakin tenang.

"Tetaplah jaga prokes dan jauhi kerumunan, intinya itu saja kok, kalau masalah varian Omicron memang katanya penularannya tinggi makan kita lebih hati-hati saja, tetapi tidak perlu kitong (kita) takut," jawabnya lugas.

Menurut Elmirada, saat ini telah banyak orang yang divaksinasi Covid-19, sehingga pastinya virus yang telah melanda berbagai negara di dunia itu, dapat terhambat saat memasuki tubuh yang telah disuntik vaksin.

Baca juga: Kalah dari Persipura, Angelo Alessio Diminta Mundur oleh The Jakmania

"Kita manusia boleh berusaha, tetapi ketentuannya ada di tangan Tuhan, jadi perbanyak berdoa untuk Covid-19 ini," tutupnya.

Sekadar diketahui, per 7 Januari 2022, Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi jumlah kasus varian Omicron di Indonesia ada sekira 318 kasus, yang terdiri dari 295 kasus imported case dan 23 kasus transmisi lokal.

Sebagian besar kasus terkonfirmasi telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, sekitar 99% kasus yang dikarantina memiliki gejala ringan dan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved