Breaking News:

Sejarah

Sejarah 24 Desember 1956: Pesawat Dakota Pertama Kecelakaan di Indonesia

Sejak kecelakaan pesawat pertama pada 1913 itu, dunia penerbangan di Nusantara terus mengalami kemajuan.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi Pesawat Fokker(A. Shevchenko/Shutterstock.com) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Meski berstatus sebagai daerah koloni Belanda, wilayah Nusantara yang kala itu disebut Hindia Belanda tidak ketinggalan dalam hal teknologi penerbangan dan pesawat.

Tentu saja, teknologi dan aktivitas penerbangan di masa itu diselenggarakan oleh pemerintah Hindia Belanda.

Awalnya penerbangan yang diselenggarakan di Nusantara untuk kepentingan militer. Namun lambat laun Belanda turut membukan penerbangan sipil dan komersil di Nusantara.

Meski demikian, penerbangan komersil tidak lantas bisa langsung dinikmati oleh pribumi.

Baca juga: Kontraktor Nabire Tuding Satker Bohong Proyek, Edu Sasarari: Kalau Kalah Lelang Lebih Baik Terima

Baca juga: Operasi Trisula, Langkah Pamungkas Tumpas Sisa-sisa PKI di Blitar Selatan

Penerbangan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memudahkan pelaku bisnis yang umumnya orang asing.

Kecelakaan Pesawat Pertama di Indonesia

Penerbangan pesawat di wilayah Nusantara sudah dilakukan sejak tahun 1913 silam. Penerbangan ini dilakukan untuk keperluan pameran di Surabaya.

Penerbangan pertama ini dilakukan pada tanggal 19 Februari 1913. Penerbangnya seorang berkebangsaan Belanda bernama J W E R Hilger.

Pesawat yang diterbangkan Hilger merupakan pesawat jenis Fokker.

Foker sendiri merupakan perusahaan produsen pesawat asal Belanda yang didirikan tahun 1912 oleh seorang pengusaha bernama Anthony Fokker.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved