Terobos Jendela dan Cekik Pacarnya hingga Tewas, Pelaku Dipergoki Ayah Korban saat Sembunyi
Seorang pria berinisial SYP (26), babak belur diamuk massa pada Kamis (13/1/2022), karena mencekik pacarnya, WN (20), hingga tewas.
TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pria berinisial SYP (26), babak belur diamuk massa pada Kamis (13/1/2022), karena mencekik pacarnya, WN (20), hingga tewas.
Pelaku merupakan warga asal Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur.
Dilansir TribunWow.com, video pengeroyokan tersebut bahkan beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp.
Baca juga: Covid-19 Mereda, Saga Mall Abepura Ramai Pengunjung di Akhir Pekan
Baca juga: Polres Puncak Jaya Kembali Gelar Vaksinasi Presisi di Pasar Nagalomuni
Dalam video berduari 27 detik itu, terlihat pelaku babak belur dan disebut mencekik wanita hingga tewas.
“Ini pelakunya, seorang wanita dicekik,” ucap pria dalam video, dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/1/2022).
Kapolsek Sukowono, AKP Putu Adi Kusuma mengatakan SYP nekat membunuh karena cemburu korban dekat dengan pria lain.
Pelaku dan korban baru 1,5 bulan menjalin asmara.
Pembunuhan itu bermula saat SYP datang ke rumah WN untuk memastikan korban memiliki pacar baru.
"Jadi korban ini bilang kepada tersangka atau pelaku kalau sudah punya pacar baru," ucap Putu, dikutip dari TribunJatim.com, Jumat (14/1/2022).
"Dia (pelaku) datang ke rumah korban dari Situbondo untuk memastikan itu."
Sekira pukul 11.00 WIB, SYP datang ke rumah korban.
Saat itu rumah korban dalam kondisi kosong dan pintu terkunci.
Pelaku lantas masuk ke rumah itu melalui jendela kamar korban yang terbuka.
Baca juga: Sopir Taksi Tewas di Tengah Jalan Kapuas Hulu Kalteng, Diserang Kawanan Lebah Naning
Baca juga: Wanita di Sulbar Sebut Dihamili Pacarnya yang Sudah Meninggal, Ternyata Ayahnya yang Melakukan
Ia pun sembunyi di bawah gantungan baju di kamar korban.
Hingga akhirnya korban pulang ke rumah pukul 14.00 WIB.
Saat itu korban tak mengetahui pelaku bersembunyi di kamarnya.
Ia lantas berbincang dengan seseorang di telepon.
Percakapan korban itu memancing amarah pelaku hingga keluar dari persembunyiannya.
"Dari pembicaraan itu, pelaku naik pitam. Begitu pengakuannya," katanya.
"Pelaku akhirnya keluar dari persembunyian, dan mencekik korban. Mencekik dan membekap."
Beberapa jam berselang, ibu korban pulang dan langsung memanggil anaknya.
Namun, tak ada jawaban dari korban.
Karena curiga, ibu korban masuk ke dalam kamar anaknya melalui jendela.
Di sana, sang ibu melihat korban pingsan di dalam kamar.
Tak lama berselang ayah korban pun tiba.
Baca juga: Pria di Lampung Gelapkan 18 Mobil Rental, Modus Sewa untuk Angkutan Travel Antar Provinsi
Ibu dan ayah korban kaget saat anaknya tak bergerak saat dibangunkan.
Keduanya lantas membawa korban ke bidan terdekat.
Saat memeriksa, bidan curiga karena melihat bekas cekikan di leher korban.
Ayah korban lantas berusaha mencari keberadaan ponsel anaknya.
"Ketika mencari ponsel itu, ayah korban melihat pelaku masih bersembunyi di dalam kamar," ucap Putu.
"Akhirnya sempat berkelahi. Pelaku sempat kabur, sampai akhirnya ditangkap warga. Pelaku kami tangkap." (TribunWow.com)
Berita Daerah Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-olah-tkp.jpg)