Minggu, 12 April 2026

Nasional

Ini Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2022

Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian menyatakan, perekonomian global di 2021 maupun 2022 sudah menuju ke arah lebih positif

Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribunnews/JEPRIMA
ilustrasi 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian menyatakan, perekonomian global di 2021 maupun 2022 sudah menuju ke arah lebih positif.

Namun, ada banyak rintangan yang dihadapi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2022.

"Ada beberapa tantangan harus dihadapi yang berimplikasi terhadap perekonomian domestik. Tantangan saat ini, satu yang ada di depan mata kita adalah varian baru Covid-19 yakni Omicron," ujar Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kemenko bidang Perekonomian Ferry Irawan dalam webinar "Economic and Business Outlook 2022 - Structural Reforms for Future Economic and Business Resilience”, ditulis Senin (24/1/2022).

Baca juga: Soal Realisasi Investasi, Bahlil: Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Meski Hadapi Krisis

Selain itu, pihaknya juga mencermati krisis energi dan kenaikan inflasi di beberapa negara, yang tentunya memiliki implikasi terhadap Indonesia.

Menurut dia, cepatnya pergerakan perekonomian di berbagai negara telah mendorong inflasi meningkat signifikan, contohnya di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

"Sebagai ekonomi terbuka, tentunya kita juga akan terimplikasi (inflasi). Ini sedang kami cermati transmisinya dari inflasi global masuk ke perekonomian kita, tapi data inflasi Desember 2021 kita masih stabil dan terjaga," kata Ferry.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem Ganggu Produksi Pangan Nasional

Baca juga: Tak Sampai Rp 20 Juta, Ini Nominal Gaji Menteri di Indonesia

Lebih lanjut, dia menjelaskan, faktor risiko lainnya adalah tapering off The Fed atau bank sentral AS yang dapat berimplikasi terhadap nilai tukar rupiah dan capital inflow ke negara berkembang.

Selain itu, ada perubahan iklim, krisis evergrande, dan ketidakpastian geopolitik yang menjadi tantangan pemerintah untuk bisa menyiapkan berbagai strategi dalam memitigasi potensi risiko.

Namun, Ferry optimistis perekonomian Indonesia mempunyai modal yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

"Dari sisi pertumbuhan di kuartal II dan kuartal III 2021, ekonomi Indonesia mampu tumbuh positif, bahkan di kuartal II tembus di atas 7 persen. Ini modal kuat kita bisa tumbuh di 2022," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved