Budaya
Ukiran Khas Budaya Kamoro Dijual Hingga ke Pulau Jawa dan Bali
Suatu kebanggaan bahwa ukiran budaya khas Suku Kamoro di Kabupaten Mimika dijual hingga ke pulau Jawa dan Bali
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Maickel Karundeng
Ia menjelaskan, penjualan setiap tahun sekitar 400 hingga 500 speces karena saat ini seniman sudah banyak dan satu orang seniman dalam setahun bisa menjual 2 speses ukiran khas Kamoro Ini.
"Ini sebenarnya masih kurang dan haruas dikejar tetapi ini sudah menjadi satu langkah awal membuat seniman ini merasa bangga karena hasil mereka dinikmati oleh orang lain, suku lain hingga mancanegara,"ujarnya.
Baca juga: Polisi Jaga Ketat Rekapitulasi PSU Yalimo Tingkat TPS
Oleh karena itu, tambah dia, yayasan inilah yang menjadi sumber utama dan menampung seniman ukir budaya Kamoro di Timika yang dibentuk pada September 2014 meskipun catatan kerja sudah 26 tahun.
Sebelumnya, pada Senin (24/1/2022) Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe di Kabupetan Mimika,menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia tahun 2021 kategori pelestari budaya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/penyerahan-penghargaan-1.jpg)