Info Mimika

Wasit Dipukul, KONI Mimika Siap Dampingi Korban dan Dorong Proses Hukum Pelaku

KONI Mimika mengimbau semua insan olahraga apabila menggelar iven atau kompetisi maka panitia harus menugaskan perangkat pertandingan.

Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Sekum KONI Mimika, Cessar Avianto Tunya bersama Marselus Kelanangame, wasit korban pemukulan pemain futsal di Timika, saat memberikan keterangan pers. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Marselus Kelanangame, wasit futsal yang diduga dipukul oknum dari tim futsal Nusantara saat pertandingan melawan Tim Amor pada Sabtu (29/1/2022), kini didampingi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mimika, Papua.

KONI mendorong kasus ini diproses pihak kepolisian.

Sekum KONI Mimika, Cessar Avianto Tunya mengaku sangat menyayangkan peristiwa itu.

Terlebih, kejadian berlangsung di arena pertandingan yang adalah kewenangan mutlak bagi wasit.

Baca juga: Kapolres Sorong Kota Dinilai Lalai Tangani Bentrok, Polda Papua Barat Diminta Lakukan Pemeriksaan

"Untuk kasus ini diproses secara hukum. Tim hukum KONI sudah siap mengawal kasus tersebut," ujarnya saat ditemui Tribun-Papua.com, di kantornya, Rabu (2/2/2022). 

Berkaca dari kejadian ini, KONI Mimika mengimbau semua insan olahraga di berbagai latar disiplin, apabila menggelar iven atau kompetisi maka panitia harus menugaskan perangkat pertandingan.

Korban, Marselus Kelanangme mengaku terlibat dalam turnamen tersebut atas permintaan panitia penyelenggara DPPU Pertamina. 

"Saya ikut karena saya yakin pemain sudah paham aturan bermain futsal. Pada saat insiden, saya sebagai wasit utama," ujarnya.

Marselus menuturkan, saat kick-off, nuansa pertandingan sudah tidak kondusif. 

Bahkan sekitar 10 menit jalannya pertandingan, beberapa pemain Tim Nusantara sudah diberi peringatan.

"Mereka main tidak fair, ada yang sikutan, tolak, saya beri peringatan harus main hati-hati, jangan kasar. Kemudian beberapa pemain meminta saya diganti, mereka menuduh saya tanpa lisensi jadi wasit." 

"Saya bilang, saya pimpin bukan asal-asalan. Saya tidak pimpin di luar aturan," jelasnya.

Baca juga: Pisah Sambut, Pangkostrad Mayjen Maruli Simanjuntak dan Jenderal Dudung Cium Pataka Matra

Usai babak pertama, beberapa pemain mendatangi meja panitia dan memberi masukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved