Kesehatan

Pekan Depan, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Timika Dimulai Secara Serentak

Pekan depan, vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Mimika, Papua rencananya dilakukan serentak pada 7 Februari 2022 mendatang

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Pekan depan, vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Mimika, Papua rencananya dilakukan serentak pada 7 Februari 2022 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan guna mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini harus disosialisasikan kepala sekolah dan guru di Mimika.

Baca juga: Penasehat OKIA Minta Polisi Proses Hukum Pelaku Pemukulan Wasit di Timika

"Vaksinasi anak ini sebenarnya sudah jalan tetapi grand opening-nya (dimulai serentak) pada (7/2/2022),"kata Reynold kepada Tribun-Papua.com,Kamis (3/2/2022).

Lanjut dia, tujuan vaksinasi ini dilakukan agar terciptanya kekebalan kelompok bagi setiap kelompok umur termasuk anak-anak.

Baca juga: Penjual Miras Boplas di Yahim Sentani Terancam 5 Tahun Penjara

Dia menyebut, pelaksanaan vaksinasi kepada anak adalah sebuah wujud pemenuhan hak kesehatan bagi anak.

"Kami akan mulai vaksinasi di sekolah di wilayah atau zonasi resiko tinggi seperti Distrik Mimika Baru,"ujarnya.

"Jadi, tekknisnya nanti vaksinasi dilaksanakan langsung di sekolah,"katanya.

Menurut dia, vaksinasi bakal dilaksanakan di sekolah yang jumlah siswanya terbanyak.

Baca juga: 6 Kabupaten di Papua Terima SK Hutan Sosial dan Tanah Obyek Reformasi Agraria

"Selain mulai di jumlah siswa terbanyak, kami juga mulai di sekolah yang gurunya sudah 100
persen di vaksin,"ujarnya.

Sehingga cakupan vaksinasi dan masalah yang terjadi bisa dikendalikan dengan baik.

Ia menjelaskan, dalam sosialisasi,Dinas Pendidikan dan kepala sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun tersebut.

Baca juga: Video Detik-detik Pedagang Bakso Sengaja Jatuh agar Dikasihani, Saksi: Dia Minta Uang ke Warga

"Dukungan penuh diberikan, tetapi dengan catatan kami juga akan bertemu dengan komite
sekolah atau orang tua untuk memberikan sosialisasi vaksinasi kepada anak,"ujarnya.

Dia menyebutkan rencana proses vaksinasi akan dilakukan selama dua hari. Tahapanya adalah hari pertama
dilakukan screening, hari kedua pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga: Doddy Ingin Coba Temui Gala Lagi, Faisal Tak Senang: Dihancurkan Hati Saya, Sekarang Datang

"Teknis vaksinasinya akan kami bagi menjadi beberapa tahapan mungkin hari pertama screening yang nanti diisi oleh orang tua,"katanya.

Setelah itu,kata dia, diseleksi oleh tenaga kesehatan mana yang bisa divaksin atau tidak.

"Kemudian empat hari itu libur, sehingga kami bisa lakukan pemantauan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),"ujarnya.

"Jadi, soal libur sekolah usai pelaksanaan vaksinasi, pihaknya akan memohon kepada pemerintah daerah untuk menetapkannya menjadi sebuah kebijakan,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved