Rabu, 8 April 2026

Covid 19 Papua

Varian Omicron Tembus Kota Jayapura dan Jayawijaya

Hal ini beradasarkan hasil pengumuman dari Kementerian Kesehatan pasa Sabtu (5/1/2022).

Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Juru Bicara Satgas Covid 19 Papua, dr Silwanus Sumule. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Roy Ratumakin

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Juru Bicara Satgas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Silwanus Sumule di Jayapura, Minggu (6/2/2022) mengatakan, Covid-19 varian Omicron telah masuk di Papua.

Hal ini beradasarkan hasil pengumuman dari Kementerian Kesehatan pasa Sabtu (5/1/2022).

"Benar, sudah ada orang yang terpapar Omicron," kata Silwanus kepada Tribun-Papua.com, Minggu (6/1/2022) melalui sambungan telepon selularnya.

Kata Silwanus, tiga orang yang terpapar Omicron tersebut tersebar di dua tempat yaitu di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Waspadai, Omicron Masuk Papua

"Yang di Kota Jayapura ada dua orang sedangkan di Jayawijaya ada satu orang," ujarnya.

Dikatakan, untuk pasien yang terpapar di Kota Jayapura sendiri adalah transmisi lokal.

"Kalau yang di Jayawijaya, itu baru saja menjalani perjalanan dari luar negeri via Jawa Timur dengan pesawat," katanya.

Dengan adanya varian yang telah masuk di provinsi paling timur Indonesia ini, Silwanus menghimbau kepada masyarakat untuk taat akan protokol kesehatan.

"Untuk Satgas di daerah-daerah juga diharapkan melakukan pengetatan pemeriksaan, termasuk fasilitas pelayanan publik," himbaunya.

Sekadar diketahui, Papua mulai mengalami peningkatan kasus di Sembilan kabupaten.

Sembilan kabupaten  tersebut yaitu Kabupaten Mimika, Merauke, Biak Numfor, Asmat, Jayawijaya, Mappi, Kepulauan Yapen, Keerom, dan Kabupaten Paniai.

"Saya berharap setiap rumah sakit pemerintah dan swasta menyiapkan tenaga, ruang perawatan dan semua fasilitas penunjang untuk menghadapi lonjakan kasus akibat Omicron. Sebab, salah satu ciri khas varian ini sangat cepat menyebar,” katanya.

Ia juga berharap, pemda di seluruh kabupaten dan kota di Papua meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19. Sebab, warga yang telah mendapatkan vaksin yang lengkap lebih cepat pulih ketika terpapar Omicron.

Diketahui, cakupan vaksinasi di Papua yang paling terendah di seluruh Indonesia hingga tahun ini. Total cakupan vaksinasi dosis pertama di Papua baru 30,43 persen, dosis kedua 22,06 persen, dan dosis ketiga 0,43 persen.

Baca juga: Covid-19 Melambung, Ini Saran Luhut ke Lansia

Silwanus mengungkapkan, gejala Omicron hampir seperti penyakit influenza dan memiliki ciri khas cepat menyebar. Penyakit ini sangat berbahaya bagi lansia dengan penyakit bawaan dan warga yang belum divaksin. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved