Kamis, 23 April 2026

Papua Corner

Sudah Vaksin tetapi Harus Tes PCR atau Antigen? Ini Jawaban dr Silwanus Sumule Jubir Covid Papua

Tujuan dari PCR yang berulang kali, ialah hanya untuk memastikan bahwa seseorang tak ada virus yang berpotensi ditularkan kepada orang lain.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Silwanus Sumule, saat menjadi narasumber dalam Program Papua Corner yang ditayangkan Tribun Papua pada Senin (7/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menyikapi pertanyaan yang acapkali berkembang di masyarakat awam terkait mengapa apabila sudah vaksinasi Covid-19, namun masih harus menjalani pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) ataupun tes Antigen?

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua dr Silwanus Sumule punya jawabannya. 

Silwanus mengatakan hal itu perlu dilakukan karena orang yang telah vaksin, memiliki daya tahan atau antibodi yang dibentuk akan mencapai peak atau puncak, dan bisa menurun. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Jubir Covid Papua Anjurkan Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan

"Untuk itu membutuhkan waktu agar dpaat kembali ke atas atau puncak, lalu tubuh kita sendiri kan tidak selalu dalam kondisi sehat seratus persen, terlebih kita begadang berjam-jam," ujar Silwanus, saat menjadi narasumber Tribun-Papua.com dalam Program Papua Corner, di Kota Jayapura, Senin (7/2/2022) sore.

Kemudian dikatakannya, pada diri seseorang mungkin saja tak ditemui gejala, akan tetapi bisa saja virusnya masih ada. 

"Nah yang menjadi persoalan, ketika virus itu ada, dan seseorang pulang ke rumah, kita kontak dengan orang tidak divaksin, mungkin saja kontak dengan orangtua kita yang usianya telah lanjut dan daya tahan tubuhnya telah menurun, maka kita menularkan kepadanya," ungkap Silwanus. 

Baca juga: BTM Setop PTM, Silwanus Sumule: Sepakat, Keselamatan Anak Didik adalah Hukum Tertinggi!

Lebih lanjut, Silwanus mengatakan apabila seseorang positif Covid-19 dengan adanya gejala maupun tanpa gejala, maka yang wajib dilakukan ialah memutuskan kontak langsung dengan orang lain. 

"Persoalan kembali, kita kan tidak tahu apakah ada virus atau tidak jika tak dirasakan gejala, nah justru itu diperlukan PCR, sehingga dari PCR ataupun Antigen, kota dapat tahu status kita, dan menjaga jarak dengan orang lain," jelasnya.

Tujuan dari PCR yang berulang kali, ialah hanya untuk memastikan bahwa seseorang tak ada virus yang berpotensi ditularkan kepada orang lain di sekitarnya. 

"Jadi pemeriksaan PCR itu sebetulnya hanya untuk kita tahu status kita, dan agar kita tidak berhubungan atau kontak dulu dengan orang lain," tandasnya. 

Baca juga: Gejala Omicron dan Langkah Pencegahannya

Pria berkacamata itu juga mengutarakan, ada sebagian masyarakat yang menilai vaksinasi Covid-19 ialah hak asasi masing-masing.

Ia menegaskan orang lain juga punya hak asasi untuk terbebas dari Covid-19. 

"Tetapi ingat bahwa ada orang yang punya hak untuk hidup, kalau tidak mau divaksin tinggal saja di rumah. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved