Covid 19 Papua
Kasus Covid-19 Meningkat, Benarkan Terjadi Reinfeksi pada Penyintas?
Lonjakan kasus Covid-19 mengalami lonjakan hampir di semua daerah di Indonesia, termasuk di Papua, khususnya di Kota Jayapura.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Lonjakan kasus Covid-19 mengalami lonjakan hampir di semua daerah di Indonesia, termasuk di Papua, khususnya di Kota Jayapura.
Data dari Satgas Covid-19 Kota Jayapura per 11 Februari 2022, terdapat 780 orang terpapar virus tersebut.
Penyebaran kasus tersebut terdapat di lima distrik yaitu, Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Heram, Abepura, dan Distrik Muara Tami.
Baca juga: Layanan Umum RSUD Merauke Tetap Berjalan Meski Tangani Pasien Covid-19
Secara terperinci, data tersebut menunjukkan, Distrik Jayapura Utara terdapat 237 pasien yang dirawat, Jayapura Selatan terdapat 195 pasien yang dirawat.
Sedangkan di Distrik Heram terdapat 113 pasien yang dirawat, Distrik Abepura terdapat 200 pasien yang dirawat, dan Distrik Muara Tami terdapat 10 pasien yang dirawat.
Dari lima distrik tersebut, Kelurahan Entrop penyumpang pasien terbanyak yaitu 70 orang, disusul Kelurahan Tanjung Ria dan Hamadi masing-masing 64 dan 59 pasien.
Apakah kasus baru tersebut merupakan varian Omicron? Otoritas kesehatan Papua hingga kini masih melakukan riset lebih dalam soal hal tersebut.
Diketahui, pemerintah Indonesia melalui Kemenkes diperkirakan terjadi lonjakan kasus varian Omicron hingga puncaknya pada awal Maret 2022.
Baca juga: Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat Hari Ini Jumat 11 Februari 2022: Total Kasus Capai 62.610
Disebut juga varian Omicron ini terjadi reinfeksi atau infeksi ulang Covid-19 yang cenderung terjadi pada banyak orang yang sudah divaksinasi.
Dokter Spesialis Paru Konsultan, Dr dr Erlina Burhan mengatakan, kasus reinfeksi atau infeksi ulang Covid-19 varian Omicron cenderung banyak terjadi pada orang yang sudah divaksinasi.
"Pada kasus Omicron, reinfeksi dan infeksi pada individu yang tervaksinasi cenderung banyak terjadi," kata Erlina dikutip dari laman Kompas.com, Sabtu (22/1/2022).
Erlina menjelaskan bahwa reinfeksi Covid-19 tersebut terjadi karena salah satu sifat varian Omicron yakni escape immunity atau bisa menghindari dan mengelabui sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: Omicron Mengganas, Pemkot Jayapura Fokus Percepatan Vaksinasi Covid-19
Akibatnya, banyak orang yang sudah divaksin Covid-19 sekalipun, masih bisa terinfeksi, termasuk mengalami reinfeksi Covid-19 Omicron.
"Tapi memang, kita perlu menyampaikan kembali, walaupun terkonfirmasi (positif Covid-19), tetapi orang-orang yang sudah divaksin ini gejalanya umumnya ringan atau sebagian besar tanpa gejala," jelasnya.
"Ini harus digaris bawahi untuk melawan narasi yang mengatakan, buat apa divaksin toh tetap kena Omicron," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/protokol-kesehatan-di-saga-mal-abepura-distrik-abepura-diperketat.jpg)