Jelang Paskah, Ini 5 Tradisi Perayaan Jumat Agung di Seluruh Dunia
Umat Kristen dan Katolik akan merayakan Hari Paskah untuk memperingati momen Yesus Kristus disalib, pada Minggu 14 April 2022.
TRIBUN-PAPUA.COM - Umat Kristen dan Katolik akan merayakan Hari Paskah untuk memperingati momen Yesus Kristus disalib, pada Minggu 14 April 2022.
Sebelum perayaan tersebut, mereka akan merayakan momen Jumat Agung (Good Friday) yang tahun ini jatuh pada 15 April 2022.
Peringatan itu tercantum dalam Pekan Suci, yang dimulai dari Minggu Palma dan berakhir pada Minggu Paskah.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan lima tradisi peringatan Jumat Agung di sejumlah tempat di dunia.
Baca juga: Deretan Tradisi Unik Paskah di Berbagai Negara, Lempar Pot Tua ke Jalanan hingga Berbagi Omelet
Baca juga: Makna Telur dan Kelinci yang Identik dengan Perayaan Hari Paskah, Ini Penjelasaannya
1. Roma
Di ibu kota Italia ini, perayaan Good Friday disebut sebagai Venerdi Santo, yang berarti Jumat Suci.
Banyak orang Italia memperingati momen penyaliban Yesus Kristus ini untuk berpuasa, atau hanya mengonsumsi ikan.
Sebagai bentuk kedukaan atas kematian Yesus, banyak patung maupun salib di sana ditutup memakai jubah hitam atau ungu.
Kemudian saat momen puncaknya, sebelum wabah Covid-19, umat Katolik bakal melakukan Jalan Salib yang dipimpin Paus Fransiskus.
Massa akan datang di 14 titik, melambangkan penderitaan Yesus Kristus sebelum disalib, dimulai dari Colosseum dan berakhir di Bukit Palatine.
2. Yerusalem
Kota suci yang kini diklaim ibu kota Israel itu merupakan lokasi asal Yesus dihukum mati, menurut Alkitab.
Karena itu seperti diberitakan CNN pada April 2019, Jumat Agung di sana menjadi momen yang begitu sakral.
Para peziarah bakal memanggul salib mereka masing-masing, dan berhenti di lokasi tempat Yesus disuruh membawa salib-Nya.
Prosesi itu akan berhenti di Bukit Golgota, dikenal juga sebagai Bukit Tengkorak, tempat Yesus mati.
