Papua Terkini

Pemprov Papua Berharap Pintu Perbatasan RI-PNG Skouw Dibuka, Ini Penjelasan Suzana Wanggai

Apabila nantinya dibuka, maka prosedur pasti diterapkan, dan tetap dijaga ketat oleh pihak karantina kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.

(Tribun-Papua/Musa Abubar)
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai mengatakan, pihaknya masih berkomunikasi dengan Pemerintah Papua New Guinea (PNG) terkait pembukaan pintu perbatasan RI-PNG, di Skow, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

"Dari pertemuan special session terkait isu-isu perbatasan, kami bersama PNG akan mebuat SOP sesuai prosedur protokol kesehatan," kata Suzana kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com di Jayapura, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Tanam Ganja di Batas Negara, Pasutri di Keerom Papua Ditangkap

"Sebab hal tersebut menyangkut dua negara yang tentunya harus disepakati bersama," jelasnya.

Kata Suzana, pihaknya sendiri sepakat membuka pintu perbatasan kedua negara.

"Artinya kita sudah menyepakati untuk supaya kita membuka pintu resmi, tetapi kalau mereka tidak, ya tidak mungkin," ujarnya.

Apabila nantinya dibuka, maka prosedur pasti diterapkan, dan tetap dijaga ketat oleh pihak karantina kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Universitas Pertahanan Indonesia akan Hadir di Skouw Papua

"Hal itu dilakukan agar masyarakat juga bisa melakukan aktivitas melalui jalur resmi," jelasnya.

Namun, apabila pintu perbatasan masih tetap tutup, maka dikhawatirkan membuka peluang bagi masyarakat melakukan aktivitas melalui jalur ilegal.

"Tetapi apapun keputusan mereka, kita akan ikut, karena kita tidak bisa memaksakan sebab ini juga berkaitan dengan keamanan negara," pungkansya.

Dia berharap, semoga proses tersebut bisa cepat disepakati, agar pintu perbatasan RI-PNG di Skow segera dibuka kembali. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved