Jumat, 10 April 2026

Mengenal Makna Atribut dan Ciri Khusus Kopassus, Baret Merat hingga Pisay Komando

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan satu di antara pasukan elit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Editor: Claudia Noventa
Kopassus.mil.id
Anggota TNI yang tergabung dalam Komando Pasukan Khusus (Kopassus). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan satu di antara pasukan elit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kopassus memiliki sejumlah atribut dan ciri khusus yang telah didaftarkan hak ciptanya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Hak cipta itu meliputi brevet kualifikasi komando, Baret Merah, emblem, loreng bercorak darah mengalir dan atribut pisau komando Kopassus.

Bagi masyarakat yang belum mengetahui, ciri khusus dan atribut tersebut bukan sekadar hiasan yang menempel di setiap prajurit Kopassus, namun memiliki makna dan filosofi yang mendalam.

Baca juga: Ini Sosok Pangdam XVII/Cenderawasih, Mantan Danjen Kopassus yang Hobi Olahraga Ekstrem

Berikut deretan filosofi ciri khusus dan atribut Kopassus:

1. Kata "Kopassus"

Dikutip dari buku "Kopassus untuk Indonesia" karya Iwan Santosa dan EA Natanegara, kata Kopassus mengusung arti pasukan ini mempunyai organisasi personel yang terbatas, tidak seperti satuan lain, namun memiliki kemampuan khusus.

Kemampuan itu yakni kemampuan tiga operasi sekaligus yang meliputi darat, laut, dan udara.

Dilihat dari aspek peralatan, Kopassus juga mempunyai peralatan dan persenjataan yang lebih khusus, satu personel Kopassus dipersenjatai tiga senjata yang melekat di badannya.

Sasarannya juga khusus, bersifat strategis dan terpilih.

2. Brevet Kualifikasi Komando

Pada Desember 1952, saat calon prajurit Kesko TT-III/Siliwangi (cikal bakal Kopassus) menyelesaikan pelatihan komando, mereka diberikan hak untuk mengenakan tanda kualifikasi dari kain hijau dibordir tulisan "komando".

Kain tersebut dipasang pada bahu kanan dan bahu kiri di atas badge korps.

Brevet kualifikasi komando yang terbuat dari logam baru dikenakan beberapa tahun setelah para prajurit satuan khusus ini lebih dulu mengenakan tanda kualifikasi "para" atau brevet "para".

Baca juga: Sampaikan Pesan Jenderal Andika Perkasa, Dandrem Jebolan Kopassus Ini Terobos Wilayah KKB

Kini, brevet kualifikasi komando ini hanya didapat oleh para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan komando kurang lebih tujuh bulan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved