Covid 19 Papua
Pasca Kaburnya 5 Pasien Covid-19, Pengawasan Isoter LPMP Kotaraja Diperketat
Menyikapi kaburnya pasien Covid-19 dan tak ingin hal tersebut terulang kembali, maka pengawasan akan lebih ditingkatkan pihaknya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menyebutkan pihaknya akan memperketat pengawasan pusat isolasi pasien positif Covid-19 di LPMP Kotaraja, Distrik Abepura.
Hal itu dilakukan lantaran sebelumnya terdapat lima pasien Covid-19 yang melarikan diri dari LPMP Kotaraja, dalam keadaan belum menuntaskan masa isolasinya.
Kepada Tribun-Papua.com Senin (21/2/2022), pria yang akrab disapa orang terdekatnya dengan sebutan "Ayi" itu, menjelaskan LPMP Kotaraja memang kembali dipusatkan menjadi tempat isolasi, bagi pasien terkonfirmasi positif dengan gejala ringan atau sedang.
Baca juga: Soal Pilgub Papua, Benhur Tomi Mano: Kita Buktikan di 2024
"Sementara itu, untuk pasien Covid-19 yang bergejala berat, maka akan dirawat secara intensif di rumah sakit," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, menyikapi kaburnya pasien Covid-19 dan tak ingin hal tersebut terulang kembali, maka pengawasan akan lebih ditingkatkan pihaknya.
"Kita akan menambah personil Satpol PP untuk memperkuat pengamanan di LPMP Kotaraja, untuk memastikan keamanan para penghuni LPMP juga," ucap Benhur.
Sebelumnya diketahui, sekiranya ada 5 orang yang kabur dari pusat isolasi pasien Covid-19 di LPMP Kotaraja.
Mereka terdiri dari 4 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, serta merupakan penumpang Kapal Pelni yang terdeteksi positif Covid-19, serta harus menjalani isolasi terpusat.
Baca juga: Tunggu Hasil PCR Litbangkes Papua, 59 Penumpang KM Dobonsolo Isolasi di LPMP Kotaraja
Sekadar diketahui, dalam masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Jayapura memang telah mengaktifkan LPMP Kotaraja Abepura sebagai pusat isolasi terpadu, bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Oktober 2020 lalu.
Pada awalnya, warga Kelurahan Vim Kotaraja merasa keberatan menjadikan LPMP Kotaraja sebagai pusat isolasi, hingga memalang jalan masuk ke lokasi itu, karena dinilai dekat dengan pemukiman masyarakat.
Kala itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi tersebut, meminta Pemerintah Kota Jayapura memperhatikan limbah pembuangan.
Termasuk menjaga pasien yang diisolasi mandiri, agar tidak keluar dari tempat isolasinya, dan berkeliaran karena banyak anak-anak dan orang tua yang bermukim di sekitar LPMP Kotaraja.
Baca juga: 59 Penumpang Kapal di Pelabuhan Jayapura Reaktif, Satgas: Diisolasi di LPMP Kotaraja
Selain LPMP Kotaraja, pada waktu itu, Pemerintah Kota Jayapura juga mengoperasikan Rumah Sehat sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Hotel Sahid Entrop Distrik Jayapura Selatan.
Belum lama ini pula, sebelum pusat isolasi terpadu dikembalikan ke LPMP Kotaraja, Pemerintah Kota Jayapura bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, untuk menjadikan pusat isolasi terapung bagi pasien Covid-19 di KM Tidar yang bersandar di Pelabuhan Laut Jayapura. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/sejumlah-pasien-covid-19-sedang-menjalani-isolasi-terpadu-di-lpmp-kotaraja.jpg)