Minggu, 12 April 2026

KKB Papua

FLASHBACK Kekejaman KKB di Papua Sejak 2018 Hingga 2021

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menunjukkan eksistensinya terhadap pemerintah Indonesia.

Editor: Roy Ratumakin
Kolase Tribun-Papua.com
Sejumlah tokoh dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini beroperasi di pegunungan Papua telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAKelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menunjukkan eksistensinya terhadap pemerintah Indonesia.

Sepekan ini, aksi KKB tersebut terus merong-rong kedaulatan Indonesia dengan melakukan aksi penembakan terhadap warga sipil maupun aparat keamanan dalam hal ini TNI-Polri.

Kodam XVII/Cenderwasih pun mengeluarkan sejumlah catatan kekerasan yang dilakukan kelompok yang dicap teroris oleh negara tersebut sepanjang 2018 hingga 2021.

Baca juga: Ini 24 Kejahatan KKB di Papua yang Disebut Abaikan Kemanusiaan

Berikut sejumlah aksi kekerasannya hingga menimbulkan korban jiwa;

  • 16 Febuari 2018, KKB menembak Mobil LWB di Mil 61 Timika, mengakibatkan 1 karyawan PT KPI Luka luka.
  • 22 Maret 2018, KKB menembak Pesawat Dimonim Air di Bandar Udara Kenyam, Kabupaten Nduga 1 orang Co Pilot mengalami Luka-luka.
  • 24 Maret 2018, KBK melakukan pembakaran terhadap bangunan sekolah SD, SMP dan Rumah Sakit di Banti, tidak ada korban jiwa.
  • 13 April 2018 KKB menyandera, merampok dan memperkosa guru di Arwanop Tembagapura, 8 orang guru menjadi korban penganiayaan.
  • 25 Juni 2018, KKKB menembak Pesawat Trigana Air di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, mengakibatkan 1 orang Pilot mengalami Luka luka, 3 orang meninggal dan  1 anak kecil luka bacok.
  • 2 November 2018, KST melakukan penembakan terhadap warga sipil di Kampung Popome, Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, mengakibatkan 1 orang sipil tukang ojek meninggal dunia

Baca juga: Mengenal Distrik Beoga: Rawan KKB Papua, Tak Ada Guru dan Mobil hingga Fasilitas Superminim

  • November 2018, KKB kembali serang tukang ojek di Kampung Yiwili, Distrik Wiringgambut, Kabupaten Lanny Jaya, mengakibatkan 1 orang tukang ojek terluka.
  • 1 hingga 6 Desember 2018, KKB membantai pekerja Istika Karya (Pekerja Proyek Jembatan Kali Yigi-Kali Aurak) di Jalan Trans Papua Distrik Yigi, Kabupaten Nduga dan menyerang Pos TNI di Mbua, mengakibatkan 15 orang sipil meninggal dunia, 1 selamat, 3 terluka tembak, sedangkan Prajurit TNI 1 meninggal dunia dan 1 terluka, serta pelaku dari KKB 1 tewas.
  • 28 Januari 2019, KKB menyerang dan menembak Rombongan Bupati Nduga di di Mapenduma.
  • 6 Februari 2020, KKB membakar kios warga dan alat berat Distrik Sugapa Intan Jaya.
  • 27 Maret 2020, KKB menyerang Koramil Persiapan di Distrik Hitadipa Intan Jaya, tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Aparat Gabungan Tutup Pergerakan KKB Papua, Sejumlah Skenario Disiapkan Evakuasi 8 Korban

  • 19 Mei 2020, KKB menyerang Prajurit TNI di Kampung Mbamogo Distrik Homeo Intan Jaya, tidak ada korban jiwa.
  • 22 Mei 2020, KKB menembak Petugas Medis yang akan melaksanakan tugasnya demi masyarakat dengan mensosialisasi Covid-19 di Distrik Wandai Intan Jaya.
  • 29 Mei 2020, KKB menembak masyarakat sipil tidak berdosa di Magataga tanpa sebab.
  • 15 Agustus 2020 KKB menembak tukang ojek yg tidak berdosa di Intan Jaya tanpa sebab.
  • 18 Agustus 2020 KKB membakar alat berat di Intan Jaya yang mengakibatkan sejumlah escavator terbakar.
  • 14 September 2020. KKB menembak 2 tukang ojek oleh KKB di Distrik Sugapa Intan Jaya tanpa sebab.
  • 17 September 2020, KKB melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil di Kampung Bilogai distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
  • 18 September 2020, KKB menembak pesawat di Kabupaten Intan Jaya.
  • 8 April 2021, KKB pimpinan Nau Waker membakar tiga sekolah yakni SD, SMP dan SMA di wilayah Kampung Julukoma, Distrik Boega, Kab. Puncak, Provinsi Papua. Aksi teror ini dilakukan sore hari setelah pada paginya menembak mati seorang guru SD yang punya tugas mulia mencerdaskan anak generasi penerus Papua.

Baca juga: Pembantaian 8 Karyawan PTT, Bupati dan DPRD Puncak Diminta Komunikasi Dengan KKB

  • 17 April 2021, KKB secara biadab memperkosa Belasan Gadis di Beoga Kabupaten Puncak.
  • 4 Juni 2021, KKB menembak mati 5 Warga Puncak, Ketiga korban tewas yakni, Kepala Kampung Niporolome Patianus Kogoya, Petena Murib (perempuan) dan Nelius Kogoya di Kabupaten Puncak.
  • 2 September 2021, KKB membunuh dua pekerja yang sedang membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
  • 15 September 2022, KKB menganiaya 6 tenaga kesehatan di Kiwirok, Pegunungan Bintang, mengakibatkan 4 orang di antaranya luka-luka, 1 orang tewas dan 1 dinyatakan hilang.

Baca juga: Besok, Delapan Korban yang Dibantai KKB di Beoga Dievakuasi ke Timika dan Sugapa

Aksi kebrutalan KKB tersebut belum lagi mengakibatkan korban dari aparat keamanan TNI Polri yang sedang melaksanakan tugas mengabdi untuk rakyat Papua di wilayah Papua.

Rangkaian kekejaman yang dilakukan oleh KKB di wilayah Papua, menjadi buah bibir seluruh masyarakat, karena telah mengabaikan kasih Tuhan yang dianugerahkan kepada manusia.

Para Tokoh dan semua elemen masyarakat berharap kepada gerombolan KKB agar sadar dan insaf menjalani kehidupan beragama, hidup dengan kasih cinta damai tanpa kekerasan, hidup dengan aman dan nyaman, membangun Papua secara humanis untuk kesejahteraan seluruh masyarakat yang berada di wilayah Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved