Kesehatan

Bandara Mopah Berlakukan Penumpang Tanpa Rapid Antigen, Agus : Manfaatkan Aplikasi PeduliLindungi

Bandar Udara Kelas I Mopah Merauke telah memberlakukan penumpang pesawat tanpa rapid antigen/tes PCR

Penulis: Hidayatillah | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Bandar Udara Mopah Merauke, Rabu (9/3/2022) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM,MERAUKE - Bandar Udara Kelas I Mopah Merauke telah memberlakukan penumpang pesawat tanpa rapid antigen/tes PCR

Aturan bagi penumpang angkutan udara yang sudah melaksanakan vaksin dosis 2 dan 3 tidak menunjukkan hasil negatif rapid test antigen atau tespolymerase chain reaction (PCR) ketika hendak check in.

Baca juga: Makna di Balik Telur dan Kelinci yang Identik dengan Perayaan Hari Paskah, Ini Penjelasannya

Demikian disampaikan Kepala Seksi Teknik dan Operasi Kantor UPBU Kelas I Mopah Merauke, Agus Kurniawan kepada Tribun-Papua.com, Rabu (9/3/2022).

"Mulai hari ini kita berlakukan sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022," kata Agus.

"Kemarin dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Merauke juga sudah menyampaikan hal ini,"ujarnya.

Baca juga: Fakta Manajer Koperasi Ajak Nasabah Berhubungan Intim untuk Bayar Utang, Terbongkar saat Digerebek

Agus menjelaskan, penumpang angkutan udara dapat memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi yang tersedia di area keberangkatan.

Petugas di bandara mempersilahkan penumpang pesawat yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis 2 dan 3 untuk check in kemudian mendapatkan boarding pass keberangkatan naik pesawat.

Baca juga: Avril Haines: Rusia Remehkan Perlawanan Ukraina

Sedangkan bagi penumpang pesawat yang baru melakukan vaksinasi Covid-19 dosis 1 maka wajib melengkapi persyaratan membawa hasil negatif swab rapid antigen atau PCR.

Sebelumnya dikabarkan, salah satu penumpang pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airlines rute Merauke-Jayapura, Veronica mengatakan tidak tes antingen dan PCR.

Baca juga: Kesaksian Nelson Sarira, Korban Selamat KKB Papua: Ada 10 Orang Bersenjata, Semuanya Dibantai

Ia mengaku merasakan kebijakan pemerintah membolehkan pelaku perjalanan dalam negeri yang sudah vaksin kedua dan ketiga (booster) tanpa swab rapid test antigen dan tespolymerase chain reaction (PCR).

"Iya betul sekarang sudah tidak perlu PCR atau antigen untuk berangkat. Sudah bisa langsung terbang,"kata Veronica.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved