Sabtu, 25 April 2026

Info Merauke

Orang Asli Papua Dipekerjakan Pelni Merauke dalam Program Padat Karya Pembersihan Kapal

I Komang menjelaskan, lima OAP adalah warga Kelurahan Maro, Merauke. Mereka sudah bekerja sejak Januari 2022.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/ Hidayatillah
Buruh pelabuhan Merauke 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM,MERAUKE - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Merauke mempekerjakan lima Orang Asli Papua (OAP) dalam program padat karya pembersihan kapal. 

Kepala PT Pelni Cabang Merauke, I Komang Budiswastawan mengatakan, program padat karya dari Kementrian Perhubungan ini untuk memberdayakan masyarakat ekonomi kecil yang terdampak pandemi covid-19. 

Baca juga: Remaja 16 Tahun di Merauke Rudapaksa Ibu Rumah Tangga, Awalnya Miras dan Hendak Mencuri ke Tetangga

“Setiap kunjungan kapal di pelabuhan Yos Sudarso, lima OAP ini akan melaksanakan program padat karya membersihkan kapal setelah penumpang turun,” ujarnya kepada Tribun-Papua.com, Kamis (10/3/2022).

I Komang menjelaskan, lima OAP adalah warga Kelurahan Maro, Merauke. Mereka sudah bekerja sejak Januari 2022. 

“Kami minta datanya di Lurah Maro, beliau yang menunjuk warganya,” ujarnya. 

Dia mengakui, kini kapal Pelni sedang perbaikan (doking) di Ambon.

Ketika kapal tiba di Merauke maka lima OAP akan melaksanakan tugasnya kembali.

I Komang menilai kinerja kelima OAP cukup bagus dan mengikuti peraturan yang berlaku.

Baca juga: Pelni Merauke Izinkan Penumpang Tak Rapid Antigen, I Komang : Kapasitas Kapal Sesuai Level

Sekali bekerja, masing-masing OAP itu akan dibayar Rp 200 ribu. 

“Kami sudah wanti-wanti jangan sampai menyalahgunakan tanggugjawab. Kondisi siap kerja jauh dari pengaruh miras. Istilahnya tidak boleh mengganggu ketertiban penumpang dan ABK kapal,” tandas I Komang. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved