Selasa, 14 April 2026

Kesehatan

RSPH Sebut Instagram Duduki Peringkat Terburuk Untuk Kesehatan Mental Anak Muda

Masalah kesehatan mental akibat penggunaan media sosial tengah menjadi perbincangan.

Editor: Maickel Karundeng

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Masalah kesehatan mental akibat penggunaan media sosial tengah menjadi perbincangan.

Salah satu media sosial yang tak luput dari isu kesehatan mental adalah Instagram.

Baca juga: Albertus : Foto Sungai Yang Hilang Menceritakan Dampak Pembuangan Tailing di Mimika

Royal Society for Public Health (RSPH) dan Young Health Movement (YHM) pada 2017 melaporkan, Instagram menduduki peringkat platform terburuk untuk kesehatan mental anak muda.

Hal ini terkait dengan dampak media sosial terhadap peningkatan tingkat kecemasan, depresi, dan kurang tidur.

Baca juga: BBMKG Jayapura Keluarkan Prospek Cuaca Sepekan di Papua Selama 21-27 Maret 2022

Psikoterapis Pamela Roberts menyebut media sosial seperti Instagram mendorong keterlibatan dengan orang lain di kehidupan.

"Secara psikologis, itu tidak sehat karena kita terlibat dalam kehidupan fantastik alih-alih kehidupan nyata, dan kemudian kehidupan nyata menjadi kekecewaan terus-menerus, dan kekecewaan dapat menyebabkan kecemasan dan depresi,” katanya dikutip TribunHealth.com dari Independent.co.uk.

Baca juga: Sebut Perang Rusia-Ukraina Perdalam Krisis Ekonomi Dunia, Jokowi: Buat Pusing Semua Negara

"Tidak semua orang terpengaruh dengan cara yang sama,"ujarnya.

Namun ketika berada dalam kondisi yang ekstrem, beberapa tanda ini mungkin terjadi.

Keasyikan dengan Instagram

Roberts menyebut "kebutuhan terus-menerus dengan telepon atau perangkat".

Baca juga: Sebut Perang Rusia-Ukraina Perdalam Krisis Ekonomi Dunia, Jokowi: Buat Pusing Semua Negara

Dia bahkan melihat orang-orang begitu sibuk dengan telepon mereka.

Mereka "melangkah di depan lalu lintas dan bahkan tidak menyadari lalu lintas berhenti untuk mereka."

Baca juga: Bolehkah Mata Normal Menggunakan Softlens, Ini Penjelasan Dokter

"Terkadang ini dapat bermanifestasi sebagai "penarikan psikologis,"katanya.

“Jadi, jika internet tidak tersedia atau perangkat hilang, ada kecemasan dan gangguan total, kesusahan, kemarahan, frustrasi-reaksi yang tidak tepat terhadap ketidakmampuan untuk terlibat dengan Instagram.”

Orang lain mulai khawatir

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved