Selasa, 7 April 2026

Rusia vs Ukraina

Serangan Rusia Membabi Buta, Ukraina Peringatkan Warganya: Siap-siap!

Angkatan Bersenjata Ukraina, dalam pernyataannya pada Selasa ini, mengatakan bahwa pasukan Rusia diperkirakan terus menyerang infrastruktur vital.

Editor: Roy Ratumakin
(AFP/DANIEL LEAL)
Seorang pria memindahkan puing-puing dari bangunan tempat tinggal yang hancur di Jalan Koshytsa, pinggiran kota Kiev, Ukraina, Jumat (25/2/2022). Pasukan Rusia mencapai pinggiran Kiev hari itu dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut mereka menargetkan warga sipil. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pasukan Rusia gagal merebut kota-kota besar Ukraina dalam empat minggu invasi.

Serangan udara, rudal jarak jauh, dan artileri mengakibatkan kerusakah fatal pada infrastruktur di daerah pemukiman.

Kota pelabuhan Mariupol menjadi titik fokus serangan Rusia sejak awal invasi.

Baca juga: Mantan Direktur CIA: ‘Profesionalisme’ Rusia Sangat Buruk Saat Invasi ke Ukraina

Di kota ini, tersisa reruntuhan dengan mayat tergeletak di jalanan.

Serangan juga dilaporkan meningkat di Kota Kharkiv pada Senin (21/3/2022) lalu.

Guna mengantisipasi serangan yang lebih besar, militer Ukraina mengimbau masyarakat agar bersiap menghadapi serangan Rusia yang lebih mengerikan terhadap infrastruktur vital, Selasa (22/3/2022).

Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov ikut panggul senjata, membantu Rusia dalam invasi terhadap Ukrania.
Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov ikut panggul senjata, membantu Rusia dalam invasi terhadap Ukrania. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Angkatan Bersenjata Ukraina, dalam pernyataannya pada Selasa ini, mengatakan bahwa pasukan Rusia diperkirakan terus menyerang infrastruktur vital.

Pasukan pimpinan Presiden Vladimir Putin itu menggunakan senjata presisi tinggi untuk melancarkan aksinya.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menuduh Rusia sedang mempertimbangkan untuk menggunakan senjata kimia dan biologis untuk berperang.

Baca juga: Invasi Rusia ke Ukraina, Jokowi: Bikin Pusing Semua Negara

Tudingan ini menyusul klaim palsu Moskow bahwa Kyiv memiliki senjata mematikan ini.

"Punggung Putin bersandar pada tembok dan sekarang dia berbicara tentang bendera palsu baru yang dia buat termasuk, menegaskan bahwa kita di Amerika memiliki senjata biologi dan kimia di Eropa, sama sekali tidak benar," kata Biden dalam acara Business Roundtable.

"Mereka juga menyarankan bahwa Ukraina memiliki senjata biologi dan kimia di Ukraina."

"Itu tanda yang jelas dia mempertimbangkan untuk menggunakan keduanya," ujar Biden.

Presiden AS ini juga memperingatkan soal kemungkinan serangan dunia maya oleh Rusia.

Baca juga: Dikabarkan Berkhianat, Elit Rusia Rencanakan Gulingkan Vladimir Putin

"Itu bagian dari pedoman Rusia," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved