Papua Terkini
Marinus Yaung: Papua Tidak Bisa Merdeka karena Benny Wenda dan ULMWP
Saat ini elemen masyarakat sipil di Papua menolak kebijakan DOB dan implementasi perubahan kedua UU Otsus Papua karena meyakini Papua akan Merdeka.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
"Sebab tidak mudah untuk meyakinkan komunitas internasional tentang ide Papua merdeka hanya satu individu," ujarnya.
Oleh sebab itu, Kata Marinus, perjuangan Benny telah gagal total dalam menjalankan nasehat negara-negara Afrika.
"Benny juga telah merusak kesatuan ULMWP sejak 2017 lalu yang dibentuk di Port Villa pada akhir tahun 2014 atas dasar semangat solidaritas Melanesia.”
“Sementara negara-negara Afrika sudah menasehati Benny sejak 2019 lalu untuk segera membenahi organisasi ULMWP sebelum perubahan kedua UU Otsus Papua tahun 2021,” ujarnya.
Baca juga: Membongkar Penipuan Benny Wenda dan ULMWP Soal Isu Papua di MSG
Namun, dia gagal membenahi ULMWP dan dampaknya negara-negara Afrika sekarang menghargai dan menghormati kedaulatan Indonesia atas Papua.
Sebab menurut Marinus, negara-negara Afrika telah mendukung implementasi kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun masa depan Papua dalam bingkai otonomi khusus dalam perubahan kedua.
Dikatakanya, masyarakat sipil dan para mahasiswa Papua, juga tidak akan merdeka dalam waktu dekat.
"Oleh sebab itu, mari kita cerdas dan berhikmat dalam mengikuti perkembangan isu-isu Papua saat ini, serta perkembangan geopolitik regional dan global,"
Jangan terus-menerus jadi korban ke dalam pembentukan opini sesat dan bias, yang dilakukan oleh dewan gereja Papua dan Benny Wenda bersama ULMWP.
"Jangan percaya narasi-narasi buatan manusia yang yang tidak membawa kedamaian, ketentraman dan kesejukan di tanah Papua," pungkasnya. (*)