Minggu, 3 Mei 2026

Papua Terkini

Tokoh Agama Freddy Toam Ajak Warga Dukung Pemekaran Daerah Otonomi Baru

Pendeta Freddy H.Toam mengatakan pembangunan dan pemekaran Daerah Otonomi Baru merupakan bagian dari rancangan dan proses Tuhan di atas tanah ini

Tayang:
Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Tokoh masyarakat Papua sekaligus pengajar program studi Agama Kristen di Universitas Cenderawasih, pendeta Freddy H.Toam 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Tokoh masyarakat Papua sekaligus pengajar program studi Agama Kristen di Universitas Cenderawasih, pendeta Freddy H.Toam mengatakan pembangunan dan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) merupakan bagian dari rancangan dan proses Tuhan di atas tanah ini.

Dia mengatakan, sehingga seharusnya bisa diterima dan didukung dengan baik. Menurut dia, seluruh perkembangan yang terjadi di Tanah Papua tidak pernah lepas dari pengendalian Tuhan.

Lanjut Fredy, mulai dari masuknya pekabaran injil 167 tahun silam, hingga proses pembangunan dan pemekaran DOB saat ini.

Baca juga: 17 Ton Udang Beku Dikirim ke Surabaya Lewat Tol Laut Timika Papua

Seluruh dinamika yang terjadi di Papua pun harus sejalan dengan upaya untuk mendatangkan tanda-tanda kerajaan Allah.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh umat kristen melihat Pemekaran Daerah di Papua dari sudut pandang Terang Injil Kristus.

Baca juga: Satgas Yonif 123/Rajawali Bersama Warga Perbaiki Jembatan Penghubung Antar Kampung di Merauke

“Tuhan tentu tidak menginginkan bangsa ini tinggal dalam keterbelakangan, dan ini stigma yang sudah lama diderita oleh orang-orang di Tanah Papua,"kata pendeta Fredy H.Toam melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (26/3/2022).

"Dengan otonomi ini sekarang, kita balikan stigma tersebut. Ibarat Rumah, Papua tidak boleh jadi bagian belakang, melainkan serambi atau bagian depan dari rumah Republik Indonesia,"ujarnya.

Baca juga: Sidang Isbat 1 Ramadhan 1443 H Digelar Secara Daring: Cek Jadwal, Link dan Tahapannya

Dia mengatakan Papua berbatasan dengan Samudera Pasifik yang di seberangnya ada Amerika Serikat, Australia dan Jepang.

"Secara geografis, Papua harus menjadi etalase dari NKRI. Wajah Indonesia ini harus dapat dilihat dari Papua, dan Saya bersyukur sekali bahwa semua suku bangsa ada di Papua,"katanya.

Baca juga: Kondisi Anak Korban Penganiayaan Ibu Kandung di Brebes Membaik, Kini Dibawa ke Rumah Aman

Sebagai tokoh agama Kristen, Pdt. Freddy menyampaikan pesan Tuhan untuk orang-orang percaya di tanah ini sebagaimana termuat dalam kutipan kitab Yesaya 40 : 1-11.

Perikop Alkitab ini dimulai dengan kalimat “Hiburkanlah, Hiburkanlah umat-Ku. serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir.

Baca juga: Motor Listrik Jokowi Disimpan di Museum Asmat Papua, Begini Kisahnya

Kemudian "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan."

Pada ayatnya yang ke-5 disebutkan "maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama."

Baca juga: Terawan Agus Putranto, Eks Menteri yang Dipecat Permanen dari IDI, Berikut Sosok dan Kontroversinya

Ayat-ayat tersebut, kata dia, mengandung pesan Tuhan agar umat terus terlibat dalam proses pembangunan untuk dapat melihat kemuliaan Tuhan.

Sejalan dengan firman Tuhan di atas, menurut dia, pemekaran DOB di Papua mutlak diperlukan mengingat kondisi wilayah yang terlalu luas.

Baca juga: Kepala Puskesmas Mengamuk dan Serang Koordinator Vaksinasi, Emosi Ditanya soal Insentif serta SK

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved