Jumat, 1 Mei 2026

KKB Papua

Kapolda Papua: Kemunduran Pendidikan di Papua Ulah KKB

Akhir-akhir ini, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan Papua menyasar bangunan sekolah untuk dibakar.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Istimewa via Kompas.com
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Akhir-akhir ini, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan Papua menyasar bangunan sekolah untuk dibakar.

Bukan hanya bangunan saja, tetapi para tenaga pendidik pun turut dianiaya oleh kelompok yang di cap teroris oleh Negara.

Melihat hal tersebut, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri pun berang.

Baca juga: KKB Bakar Sekolah dan Aniaya Guru, Kapolda Papua Prihatin: Bagaimana Generasi Papua Bisa Cerdas?

Jenderal bintang dua tersebut berpendapat, bagaimana generasi Papua bisa cerdas kalau media atau sarana penunjangnya dibakar.

Menurutnya, kemunduran pendidikan terjadi jika bangunan sekolah dibakar dan guru dianiaya.

"Mari kita semua menjaga fasilitas pendidikan dan kesehatan sehingga anak-anak bisa mendapat pendidikan seperti halnya anak di daerah lainnya," kata Fakhiri.

Fakhiri pun berharap KKB tak lagi membakar fasilitas umum sehingga anak-anak Papua dapat belajar dengan aman dan nyaman.

Diketahui, KKB membakar sekolah dan menganiaya guru terjadi di Distrik Hitadipa, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: KKB Bakar Sekolah dan Aniaya 2 Warga di Intan Jaya, Saksi Sebut Pelaku Berjumlah Puluhan Orang

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, peristiwa bermula ketika anggota melihat ada kepulan asap dari arah Kampung Hitadipa.

"Kejadian berawal sekitar pukul 17.50 WIT. Terkait hal itu, anggota melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa KKB telah membakar gedung sekolah satu atap Hitadipa," katanya, Kamis (31/2/2022).

Tak hanya masuk dan membakar sembilan kelas, KKB yang berjumlah puluhan orang juga menganiaya dua warga sipil, salah satunya guru sekolah.

Baca juga: Polres Puncak Periksa Saksi yang Melihat KKB Bakar Sekolah, Puskesmas dan Rumah Guru

"Mereka tidak hanya membakar gedung sekolah, mereka juga melakukan penganiayaan terhadap dua warga dipil.

Salah satunya adalah guru di sekolah yang mereka bakar," ungkapnya.

Kamal mengatakan, KKB Intan Jaya menjadi pihak di balik pembakaran dan penganiayaan itu.

"Aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved