Selasa, 14 April 2026

KKB Papua

BREAKING NEWS: KKB Serang Aparat dan Bakar 16 Rumah Warga di Puncak Papua

Aksi penyerangan dilakukan KKB dengan membakar belasan rumah warga, serta terlibat kontak tembak dengan aparat keamanan.

Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Dok Humas Polda Papua
Tampat dari kejauhan, beberapa rumah di Kampung Kago, terbakar akibat aksi KKB, Ilaga, Puncak, Papua, Rabu (6/4/2022)(Dok Humas Polda Papua) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Tak terima seorang anggotanya ditembak mati Polisi, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi penyerangan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Aksi yang dilakukan pada Selasa (5/4/2022) dan Rabu (6/4/2022) itu dikonfirmasi sendiri oleh Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, Kamis (7/4/2022).

Aksi penyerangan dilakukan KKB dengan membakar belasan rumah warga, serta terlibat kontak tembak dengan aparat keamanan di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak Papua.

Baca juga: Sosok Ali Kogoya, Mata-mata KKB yang Ditembak di Puncak Papua: Intai Pos Polisi Jarak 200 Meter

Kata Mathius, aksi tersebut dilakukan KKB lantaran tak terima seorang anggota mereka, yakni Ali Teu Kogoya, tewas ditembak Polisi.

"Ada 16 rumah yang terbakar semua, jumlah kerugian materil belum dihitung," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri di lansir dari Kompas.com, Kamis (7/4/2022) malam.

Kata Mathius, ketika aksi pembakaran dilakukan KKB, aparat terlambat memadamkan api.

Hal ini dikarenakan mereka diserang KKB ketika menuju ke lokasi kebakaran.

"Jadi saat personel mau ke lokasi mereka diadang KKB dan akhirnya kontak senjata selama dua jam. Jadi untuk rumah-rumah yang terbakar terlambat penanganan," kata Fakiri.

Dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka dari sisi aparat keamanan dan masyarakat sipil.

Baca juga: Anggota KKB Serahkan Diri, Ahli: Mereka Korban Propaganda

Sedangkan bagi warga yang rumahnya terbakar, untuk sementara mereka mengungsi di Polres Puncak dan bangunan milik Pemkab Puncak.

Kapolda meyakini hal itu dilakukan sebagai bentuk balasan dari tewasnya Ali Teu Kogoya beberapa hari sebelumnya di Ilaga.

"Biasanya kalau ada kelompok mereka yang kena tembak atau ditangkap petugas, selalu ada balasan, kita sudah ingatkan ke personel untuk siaga dan saya minta untuk tidak mudah terpancing karena pasti ada aksi balasan," terang Fakiri.

Baca juga: Ini Sosok Anggota KKB Ali Kogoya, Tewas di Tangan Satgas Damai Cartenz

Diketahui, Ali Teu Kogoya tewas ditembak personal Satgas Damai Cartenz pada Minggu (3/4/2022).

Ali Kogoya yang saat kejadian membawa sebuah pistol, diketahui merupakan anggota KKB pimpinan Numbuk Telenggen yang biasa beraksi di sekitar Distrik Ilaga.

Beberapa hari berselang dari kematian Ali Teu Kogoya, KKB membakar rumah-rumah warga dan terlibat kontak senjata dengan aparat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved