Senin, 4 Mei 2026

PT Freeport Indonesia

PT Freeport Indonesia Dukung Pelatnas Atletik Desentralisasi Mimika

PT Freeport Indonesia sepakat memberikan dukungan penuh untuk PB PASI dalam penyelenggaraan Pemusatan Latihan Nasional Desentralisasi Atletik Mimika.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
PT Freeport Indonesia (PTFI) sepakat memberikan dukungan penuh untuk PB PASI dalam penyelenggaraan Pemusatan Latihan Nasional Desentralisasi Atletik Mimika. Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Direktur PT Freeport Tony Wenas. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Satu langkah terobosan dilakukan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dalam rangka mendapatkan atlet-atlet terbaik dari Provinsi Papua bagi kepentingan atletik Nasional.

PT Freeport Indonesia (PTFI) sepakat memberikan dukungan penuh untuk PB PASI dalam penyelenggaraan Pemusatan Latihan Nasional Desentralisasi Atletik Mimika.

Hal ini tertuang di dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Jakarta pada, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Freeport Indonesia Pecahkan Rekor MURI, Gelar Pertunjukan Musik di Tambang Bawah Tanah

Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Direktur PT Freeport Tony Wenas.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Freeport kepada PB PASI. Dukungan ini akan sangat bermanfaat bagi pengembangan atlet atletik di Indonesia ke depannya,” kata Luhut.

Diketahui, kegiatan pelatnas desentralisasi ini dilaksanakan di Mimika Sports Complex (MSC), Timika yang selesai dibangun oleh PT Freeport Indonesia pada 2017.

MSC adalah wujud kepedulian PT Freeport Indonesia pada pengembangan olahraga di Papua khususnya cabang olahraga atletik.

Hal ini tidak lepas dari hubungan baik yang sudah lama berlangsung antara PTFI dan PB PASI pada pelaksanaan PON XX Papua.

Luhut mengatakan, pada saat digunakan sebagai venue atletik PON XX tahun lalu, gagasan pelaksanaan pelatnas di MSC khusus diisi oleh atlet dan pelatih yang berasal dari Papua.

Gagasan ini disambut baik oleh manajemen PT Freeport Indonesia dan bersedia mendukung.

"Jadi untuk tahap awal, pelatnas di Timika diikuti oleh 19 orang atlet dan 8 orang pelatih. Mereka adalah hasil seleksi yang dilakukan tim Pembinaan PB PASI selama berlangsungnya PON XX yang lalu dengan kriteria prestasi di kisaran 5 besar SEA Games," ujar Luhut.

Baca juga: PT Freeport Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Upah dan Tunjangan Karyawan

Dikatakan, selain berlatih dan dievaluasi secara periodik, melalui program yang didesain PB PASI, para atlet juga mendapatkan kesempatan bertanding di luar negeri.

"Sebanyak sembila staf pendukung seperti dokter, masseur dan psikolog dilibatkan juga dalam kegiatan ini,” katanya.

Luhut juga memberikan perhatian besar pada prestasi atletik Papua yang mengalami penurunan. Hal ini terlihat melalui keikutsertaan Papua dalam PON.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved