Senin, 13 April 2026

Tribun Militer

Pasukan Yonif Raider 321 Dikirim ke Papua, Kakostrad: Waspada Serangan KKB

Kaskostrad Mayjen TNI Muh Nur Rahmad mengingatkan prajurit Yonif Raider 321 Kostrad tetap waspada terhadap masifnya serangan KKB Papua.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Kakostrad Mayjen TNI Muh Nur Rahmad saat meninjau Pasukan Yonif Raider 321 Kostrad yang akan berangkat ke Papua. (Penerangan Kostrad) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kaskostrad Mayjen TNI Muh Nur Rahmad mengingatkan prajurit Yonif Raider 321 Kostrad tetap waspada terhadap masifnya serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kakostrad mewanti-wanti supaya anak buahnya mempelajari pola pergerakan musuh (KKB Papua).

Perintah ini disampaikan Kaskostrad Mayjen TNI Muh Nur Rahmad dalam kunjungan kerjanya di Markas Yonif Raider 321 Kostrad, Majalengka, Rabu (20/04/22).

Agendanya, Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Satgas Yonif Raider 321 Kostrad ke wilayah Papua.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mobil Polisi Ditembaki KKB di Nduga Papua

Dalam kunjungannya Kaskostrad didampingi Asops Kaskostrad Brigjen TNI Primadi Saiful Sulun, Aslog Kaskostrad Brigjen TNI anton Yuliantoro, Ir Divif 1 Kostrad Brigjen TNI Agus Rohman Yumono.

Lalu Asren Divif 1 Kostrad Kolonel Inf Moh Mahfud As'at, Kahub Kostrad Kolonel Chb Jajang Jaelani, Kapal Kostrad Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Kakes Kostrad Kolonel Ckm dr. Shohibul Hilmi.

Setibanya di Markas Yonif R 321/GT Kostrad, Kaskostrad beserta rombongan melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan dilanjutkan menerima laporan dari Danyonif R 321/GT Kostrad Mayor Inf Ricky J Wuwung.

Kemudian menerima hormat jajar dari Dinas Jaga Keamanan, Yonif R 321/GT Kostrad.

Selanjutnya, Kaskostrad beserta rombongan menerima Paparan Kesiapan Operasi Satgas kewilayahan Papua dari Danyonif R 321 Kostrad di Ruang Yudha Yonif R 321 Kostrad, dilanjutkan Pemeriksaan Gelar Perlengkapan Personel dan Materiil, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan.

Dalam arahannya, Kaskostrad memberikan penekanan untuk belajar dari pengalaman tugas pada tahun 2019 lalu, kalian harus lebih waspada karena kalian sudah tahu seluk beluk dan medan disana.

"Dalam menjalankan operasi nanti kalian harus menguasai medan, harus teliti, rajin, dan mempelajari pola pergerakan musuh yang sewaktu - waktu dapat mengancam kalian, ini adalah modal utama guna keberhasilan kalian," ujar Kaskostrad.

"Berperang, bertempur adalah siasat, prajurit yang ulet serta militan itu yang akan berhasil di medan operasi, jadi masing masing perorangan harus bisa membawa diri," jelas Kaskostrad.

Baca juga: Egianus Kogoya Diduga Dalang KKB Papua Penyerang Mobil Satgas Damai Cartenz di Nduga

"Jangan sekali - kali ragu - ragu dan bingung dalam mengambil keputusan maupun bertindak, yang terpenting gunakan menset naluri tempur yang sudah kalian miliki, kemudian kita juga harus berbuat baik kepada masyarakat disana anggap mereka seperti saudara kita sendiri, dan yang terpenting jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa guna kelancaran dan keselamatan selama menjalankan tugas operasi," tambah Kaskostrad.

“Saya berharap kalian berangkat sehat dan aman kembali juga lengkap dan aman,” pungkas Kaskostrad.

Pimpinan KKB Papua, Egianus Kogoya bersama pasukannya di Kabupaten Nduga.
Pimpinan KKB Papua, Egianus Kogoya bersama pasukannya di Kabupaten Nduga. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

KKB Egianus Kogoya Cs Serang Mobil Satgas Damai Cartenz di Nduga

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved