Sosok
Rosmelina Kirihio, Lulus Sekolah Langsung Kerja di Kedai Kopi demi Bertahan Hidup
Perempuan asal Serui, Papua, itu masih berusia 22 tahun. Dia sudah 2,5 tahun bekerja di kedai kopi. Ros berjuang usai menamatkan SMA di Keerom.
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stella Lauw
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Senyum lebar Rosmelina Kirihio menyapa Tribun-Papua.com ketika tiba di depan kedai KoPu Kopi, Ruko Dok II Kota Jayapura, Kamis (21/4/2022).
Ros, sapaan akrabnya, membuat kopi sembari berbincang ringan mengawali pertemuan ini.
Perempuan asal Serui, Papua, itu masih berusia 22 tahun. Dia sudah 2,5 tahun bekerja di kedai tersebut.
Mengenakan pakaian sederhana, Ros selalu ceria dan senyum melayani pembeli.
Baca juga: Yuliana Douw, Memeras Keringat di Pasar Mama Papua Usai Kehilangan Lima Anak
Lokasinya memang kecil. Namun ia tetap sabar menunggu pembeli.
Kawasan Ruko Dok II merupakan pusat bisnis di Distrik Jayapura Utara. Ada perkantoran dan perbankan.
"Dengan penghasilan yang saya terima, saya bisa menyisihkan sebagian uang membantu orangtua," kata Ros kepada Tribun-Papua.com.
Ros harus bekerja dari Senin sampai Jumat. Dia bekerja secara mandiri sebab tak mau membebani orangtuanya yang bermukim di Kabupaten Keerom.
Ros adalah anak perempuan satu-satunya. Dia punya tiga adik laki-laki.
Ia bersyukur bisa membantu ekonomi orangtua.
"Saya bisa membantu perekonomian keluarga karena saya dari keluarga petani," kisahnya, sambil menikmati kopi.
Setiap Sabtu, Ros istrahat kerja. Sedangkan Minggu waktunya beribadah.
Biasanya ia pulang ke rumah orangtuanya di Jalan PIR 5 Yamara, Kabupaten Keerom, untuk melepas rindu saat hari libur.
Ros melakoni pekerjaan apa saja, "asalkan halal," katanya.