Pemkab Jayapura
Bupati Mathius Awoitauw Memastikan Hadiri Mubes Kerukunan Mamta-Tabi di Manokwari
Otsus itu penting untuk orang Papua, sebab mengingat undang-undang cipta kerja saat ini yang telah membuat semua perijinan harus lewat pusat.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pelaksanaan musyawarah besar (Mubes) kerukunan masyarakat Mamta-Tabi di Manokwari, Papua Barat pada 28-29 April 2022 ini menajdi momen penting bagi pimpinan daerah yang berasah dari kedua wilayah tersebut.
Bupati Jayapura Matius Awoitauw mengatakan dirinya pasti menghadiri acara tersebut.
"Saya harus hadir karena forum kepala daerah diundang untuk bicara disitu," kata Mathius Kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Jayapura, Jumat (23/04/2022).
Baca juga: Menakar Perubahan UU Otsus, Komunitas APS: Sama Saja atau Ada Perubahan?
Kata Mathius, mubes tersebut dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.
Menurut Mathius, dalam pelaksanaan kegiatan itu, semangat Tabi perlu disuarakan.
"Sebab anak-anak Tabi tidak boleh jadi masalah, dimanapun dia berada harus menjadi solusi untuk membantu pemerintah daerah," katanya.
Suara itu seperti, mendukung Otonomi khusus (Otsus), ataupun Daerah Otonomi Baru (DOB) yang harus dipercepat.
"Supaya kalian ada kepastian untuk masa depan, kalau tolak DOB, lalu, ijin-ijin dari luar akan masuk terus, dan kalian tidak punya apa-apa nanti," ujarnya.
Baca juga: Dorong Percepatan Pembangunan di Papua, Komunitas APS: Otsus Perlu Dievaluasi!
Otsus itu penting untuk orang Papua, sebab mengingat undang-undang cipta kerja saat ini yang telah membuat semua perijinan harus lewat pusat.
"Kamu gigit jari nanti, maka undang-undang Otsus ini dipakai untuk itu, maka kita berharap ini menjadi gerakan besar, yang harus digalang melalui media massa," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/23042022-Mathius_Awoitauw-2.jpg)