Covid 19

Inggris Mulai Vaksinasi Dosis Keempat untuk Kelompok Rentan, Ini Efek Sampingnya

Vaksin virus corona telah secara positif mengubah jalannya pandemi, memangkas tingkat rawat inap dan kematian di berbagai belahan dunia

Editor: Musa Abubar
Kompas.com
Ilustrasi beberapa jenis vaksin booster 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Vaksin virus corona telah secara positif mengubah jalannya pandemi, memangkas tingkat rawat inap dan kematian di berbagai belahan dunia.

Tetapi perlindungan yang memudar telah menghadirkan rintangan terbaru dalam upaya vaksinasi.

Baca juga: Diduga Sakit, Seorang Karyawan Freeport Meninggal Dunia di Barak Tembagapura

Dalam upaya untuk mengatasi kekebalan yang semakin berkurang, ribuan individu di Inggris yang rentan akan dipanggil untuk 'mengisi ulang' imunitas.

Dalam artian, mereka akan mendapatkan dosis keempat.

Baca juga: Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Uncen Lakukan Lokakarya Panduan Penulisan Skripsi

Data yang diperoleh dari studi Israel awal tahun ini telah menguraikan beberapa efek samping yang mungkin terjadi, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk.

Data awal yang dirilis pada bulan Januari mengungkapkan bahwa efek samping dari dosis keempat vaksin Pfizer BioNTech adalah ringan.

Baca juga: Ditemukan Sub Varian Baru Covid-19, Ini Penjelasan Dokter

Temuan ini diperoleh selama uji coba Pusat Medis Sheba pada bulan Januari, yang memberikan suntikan booster kedua kepada stafnya di tengah lonjakan infeksi Omicron secara nasional.

Dosis keempat vaksin Pfizer dan BioNTech diberikan kepada 150 personel medis yang tingkat antibodinya telah turun secara signifikan sejak menerima dosis ketiga antara empat hingga lima bulan sebelumnya.

Baca juga: VIRAL Komandan KKB Marah Besar, Kecewa Sikap Masyarakat Papua: Kami Berjuang, Kalian Malah Enak

Para peneliti tidak menemukan perbedaan mencolok antara efek samping dari dosis keempat dan ketiga vaksin.

Namun Pusat Medis mencatat bahwa efek samping termasuk rasa sakit, demam, dan sakit kepala, lapor Reuters.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved