Rabu, 15 April 2026

Sosok

Tidak Ada Sosok Ayah di Gambar Kaleng Khong Guan, Ini Alasannya

Khong Guan merupakan produk aneka biskuit yang kini telah menjadi ikon kue Lebaran. Biasanya, biskuit Khong Guan disajikan dalam kemasan kaleng.

Editor: Roy Ratumakin
Kompas.com/Kistyarini
Lukisan pada kaleng biskuit Khong Guan karya Bernardus Prasodjo. 

TRIBUN-PAPUA.COMKhong Guan merupakan produk aneka biskuit yang kini telah menjadi ikon kue Lebaran. Biasanya, biskuit Khong Guan disajikan dalam kemasan kaleng.

Berbicara tentang kaleng Khong Guan, ada satu hal yang kerap menarik perhatian orang-orang terutama warganet di media sosial.

Hal itu adalah gambar yang terdapat pada kaleng Khong Guan. Kaleng Khong Guan menampilkan potret keluarga yang tengah memakan biskuit dan minum teh bersama di satu meja.

Baca juga: Pemulung Kaget Temukan Janin saat Buka Kaleng Biskuit yang Dibuang di Pinggir Jalan

Namun uniknya, dalam potret keluarga tersebut hanya terlihat seorang ibu dan dua orang anak. Pertanyaan kemudian timbul, kenapa tidak ada ayah dalam kaleng Khong Guan?

Melansir Kompas.com (22/5/2021), gambar keluarga dalam kaleng Khong Guan itu dilukis oleh Bernardus Prasodjo.

Ia mengaku tidak tahu secara persis alasan tidak adanya sosok ayah dalam gambar kaleng Khong Guan.

 

 

Hal itu ia sampaikan dalam sebuah video yang diunggah di laman YouTube Antaranews, Selasa (30/5/2017).

Meski begitu, ia menduga bahwa tidak adanya sosok ayah pada gambar tersebut karena pihak produsen ingin mempengaruhi ibu rumah tangga agar membeli biskuit Khong Guan.

Sebab yang ingin ditonjolkan dalam gambar tersebut adalah sosok ibu. Hal itu kata dia untuk memengaruhi ibu rumah tangga agar membeli Khong Guan.

"Menurut saya itu cara untuk mempengaruhi ibu rumah tangga supaya membeli. Jadi yang penting ada ibunya di situ karena yang belanja ibunya kok," kata Bernardus.

Baca juga: Cemilan Rekomendasi saat Diet, Kamu Bisa Konsumsi Biskuit hingga Salad Timun

Gambar tersebut dibuat sekitar pada tahun 1970-an, sewaktu dipesan oleh sebuah perusahaan separasi film.

Bernardus menjelaskan, pembuatan gambar di kaleng Khong Guan juga dilakukan melalui beberapa tahap.

Awalnya ia membuat sketsa dulu, kemudian diajukan ke perusahaan. Setelah disetujui, baru ia lukis gambarnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved